Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mufti Agung Saudi Sebut Kritikan Menlu Swedia Bodoh dan Bias

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Maret 2015 21:33 9:33 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Maret 2015 21:33
Bagikan
Mufti Agung Arab Saudi Syeikh Abdul Aziz Al-Asheikh
Bagikan

Hidayatullah.com–Mufti Agung Arab Saudi Syeikh Abdul Aziz Al-Asheikh mengecam Menteri Luar Negeri Swedia yang mengkritik peradilan Kerajaan Arab Saudi.

“Siapa pun yang mempertanyakan legitimasi dan independensi sistem peradilan syariah adalah bodoh sekaligus bias,” katanya, dilansir Arab News, Jumat (20/3/2015).

Dia mengatakan, mempertanyaan terhadap legitimasi tersebut adalah “refleksi palsu tentang realitas.”

Dalam siaran radio mingguannya, Al-Asheikh mengatakan, komentar Menlu Swedia Margot Wallstrom pekan lalu didasarkan pada kebohongan. Sistem hukum negara di Arab Saudi sah dan independen, dan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.

Dia mengatakan, pengadilan tidak memihak dan memberikan keadilan bagi semua orang. “Agama kami melindungi hak-hak setiap orang di negara kami, meskipun ada keragaman pada penduduk kami. Hukum kami tidak menindas orang lain, membedakan antara Muslim dan non-Muslim, ” kata Mufti Agung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan, perempuan dilindungi di bawah hukum.

“Siapa pun yang mengklaim bahwa wanita tidak diberikan hak-haknya, tidak menyadari realitas di lapangan. Perempuan di negara kami diberi akses ke semua peluang,” jelasnya. Dia mengatakan, Lembaga Nasional Hak Asasi Manusia dan badan-badan lainnya aktif memastikan hal ini terjadi.

Al-Asheikh mengatakan, umat Islam sudah seharus tidak mempercayai kritikan tersebut karena mereka menyebarkan pandangan sesat. Dia menanggapi kecaman Wallstrom tentang cara hakim negara yang menangani kasus melibatkan seorang blogger Saudi yang dihukum karena menghina Islam.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal GCC (Gulf Cooperation Council), Abdullatif Al-Zayani memanggil Duta Besar Swedia Dag Juhlin-Dannfelt dan mengajukan protes resmi atas kritikan anti-Saudi oleh Wallstrom.

“Kami mengutuk pernyataan menghina Menteri Luar Negeri yang mengkritik sistem politik dan peradilan Saudi, dengan mengabaikan langkah-langkah cepat yang dicapai oleh Kerajaan di berbagai sektor,” kata Al-Zayani.

Sementara itu, Menteri Kehakiman Walid Al-Samaani menyebutkan kritikan sebagai menghasut.

Dia mengatakan, hukum Islam, yang berasal dari Al-Qur’an dan Sunnah, melindungi hak-hak semua manusia, tanpa memandang ras, agama atau jenis kelamin.

Al-Samaani mengatakan, hukum Arab Saudi ditegakkan berdasarkan kondisi lokal, dan sesuai dengan norma-norma dan standar internasional.

Dia mengatakan, semua tahapan sistem hukum, termasuk penyelidikan, persidangan, dan prosedur penahanan, dilakukan secara terbuka. Sistem peradilan menjamin transparansi dalam semua litigasi dan dengar pendapat publik, dan terdakwa berhak memperoleh penasihat hukum mereka.

Dia mengatakan, semua warga negara dan penduduk dijamin haknya untuk kebebasan berekspresi, asalkan hal ini tidak mengancam ketertiban umum dan melanggar nilai-nilai, keamanan dan perdamaian di negara itu. “Banyak orang bebas mengekspresikan pendapat mereka tanpa menghadapi penuntutan karena ini tidak dianggap tindak pidana dalam Islam,” katanya.

Al-Samaani meminta para pemimpin internasional dan ulama untuk menghormati perbedaan budaya antar-bangsa. Dia menyambut baik pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Menteri, yang dipimpin Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, yang menekankan komitmen Kerajaan terhadap hukum internasional.

Dia mengatakan PBB memiliki piagam yang menghormati kedaulatan negara. Kerajaan menolak orang-orang luar mengganggu urusan dalam negerinya dan menghina pengadilan.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hubungan Sejenis Dihukum Mati, Ini Komentar Menag
Tulisan selanjutnya Soal Kerjasama UIN Jakarta-Iran, Pakar: Iran Lakukan Proyek Syiahisasi dan Iranisasi di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?