Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Mengapa Seolah-olah Hanya Islam yang Diserang Sekularisme?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 April 2015 21:00 9:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 April 2015 21:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Sekularisme” menjadi tema kuliah Sekolah Pemikiran Islam (SPI) #IndonesiaTanpaJIL Bandung pada hari Selasa, 14 April 2015 kemarin.

Pada pertemuan keenam tersebut, kuliah yang diadakan di Aula Mi’raj Tours & Travel di Jalan Cihapit, Bandung, ini mengundang Akmal Sjafril, M.Pd.I. sebagai narasumbernya.

Pada awal kuliah, Akmal, yang juga seorang peneliti di  Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), mengatakan bahwa sekularisme muncul dari Barat.

Barat, imbuhnya, telah mengalami pengalaman yang suram dalam sejarah mereka.

“Mereka mengalami kemunduran dan kerusakan yang sangat berat, di masa-masa ketika Gereja menghegemoni di sana,” ujarnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Akmal juga menegaskan, Kristen telah ‘mati’ di Barat, sebab ia terpaksa mengikuti arus sekularisme.

“Kristen di Barat semakin tersekulerkan, dan orang Kristen menganggap bahwa sekularisme adalah konsekuensi dari ajaran Kristen.”

Hal ini, tambahnya, tidak terlepas dari Jaman Kegelapan atau Dark Ages yang pernah dialami Barat pada abad 5-15 Masehi. Saat itu, terjadi kemunduran kualitas hidup yang sangat luar biasa di seluruh wilayah bekas Romawi Barat.

“Pada saat itu, Romawi Barat runtuh, terjadi perang di mana-mana untuk memperebutkan wilayah, dan muncullah wabah penyakit yang sangat ganas. Ironisnya, Jaman Kegelapan ini terus berlangsung hingga masa-masa Gereja menghegemoni di seluruh Eropa,” ungkap Akmal.

Pengalaman buruk penganut agama Kristen di Barat ini juga tidak terlepas dari kenyataan bahwa ayat-ayat di dalam Bibel terbukti banyak yang bertentangan. Selain itu, Bible tidak mengajarkan moralitas yang baik, dan bertentangan dengan sains.

“Kondisinya berbeda dengan Al-Qur’an. Bibel mencoba menjelaskan sains secara mendetail, namun banyak yang terbukti salah. Sedangkan Al-Qur’an menjelaskan sains secara global, namun penjelasannya tepat, sebagaimana yang disebutkan oleh Maurice Bucaille dahulu,” jelas penulis buku Islam Liberal 101 ini.

Barat, bercermin pada pengalaman-pengalaman buruknya akan ajaran agamanya sendiri, kemudian memilih untuk menjadi sekuler. Agama Kristen yang masih dianutnya hanya diperkenankan mengatur hal-hal tertentu saja.

“Realitanya kini, Kristen telah ter-Barat-kan, bukan sebaliknya,” tambah Akmal.

“Oleh karena itu, jika ada orang bertanya, ‘Mengapa hanya Islam yang diserang oleh sekularisme sedangkan agama lain tidak’, maka kita harus mengoreksinya. Jika kini Islam bertarung sengit dengan sekularisme, hal itu menunjukkan bahwa hanya Islam-lah yang masih tegak berdiri di tengah berbagai serangan sekularisme, sedangkan yang lain sudah runtuh atau menyerah,” pungkas Akmal.*/Reka Ardi Prayoga

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratINSISTSkristensekularisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Miras Persoalan Semua Agama, Ide Ahok Mendirikan Toko Khusus Miras Mengada-ada
Tulisan selanjutnya [Video] Inilah Kumandang Al-Quran di Aya Sofia Setelah 85 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?