Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Subhanallah, Setelah Kirim 220 Ikan Pari, Allah Kirimkan 100 Ikan Hiu ke Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 April 2015 09:57 9:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 April 2015 09:57
Bagikan
"Israel menutup laut, tapi Allah mengirim kami kehidupan buat anak-anak kami."
Bagikan

Hidayatullah.com—Inilah keajabaiban di Gaza. Setelah sebelumnya Allah kirimkan ikan pari terdampar di pantai Gaza, kali ini Allah kirimkan ikan hiu.

Hanya berjarak dua kilometer dari pantai Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Seorang nelayan bernama Fuad Amudi kala itu melihat gerakan aneh gelombang putih tinggi sebelum ia mendapati itu adalah kelompok ikan hiu yang lewat.

“Saya cepat-cepat memanggil beberapa teman saya dan bergegas untuk menangkap hewan hidup yang berharga yang dikirim oleh Allah,” kata Amudi dengan senyum menghiasi wajahnya, kepada Xinhua Sabtu (18/04/2015) pagi. Ia menambahkan, “Tidak mudah untuk menangkap demikian banyak ikan hiu.”

Amudi dan lima nelayan lain mengambil perahu penangkap ikan mereka dan jaring tradisional untuk menangkap ikan. Mereka berlayar dua kilometer ke laut dan mulai menangkap sebanyak mungkin ikan hiu.

Lalu puluhan nelayan dipanggil untuk membantu sampai mereka menangkap 100 ikan hiu, dengan masing-masing memiliki berat 50 sampai 100 kilogram, kata Amudi.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Walaupun kami tak mempunyai kapal besar penangkap ikan dan sangat kekurangan alat penangkap ikan, kami benar-benar berhasil menangkap ikan hiu sebanyak ini,” kata Amudi. Ia menambahkan, “Israel menutup laut, tapi Allah mengirim kami kehidupan buat anak-anak kami.”

Meski demikian, Amudi mengatakan, kiriman ikan pari ini bisa memberi makan ratusan keluarga yang diblokade zionis-israel.

“Jumlah ikan hiu yang bisa kami tangkap memberi makan ratusan keluarga.”

Segera setelah berita mengenai ditangkapnya 100 ikan hiu di pantai Jalur Gaza Selatan, para pegiat Facebook Jalur Gaza menyiarkan di laman mereka gambar ikan hiu yang ditangkap. Mereka menuliskan komentar, “Jika Israel menghalangi nelayan menangkap ikan, ikan hiu datang menghampiri kami untuk ditangkap.”

Rakyat Jalur Gaza menyebut ikan hiu “Ikan Monster”. Mereka mengkonsumsi dan memasaknya dengan berbagai cara, sebab daging ikan hiu kaya akan beberapa jenis vitamin yang baik buat manusia.

Kiriman Ikan Pari

Seperti diketahui, penjajah Israel telah memberlakukan blokade ketat udara dan darat terhadap Jalur Gaza setelah pejuang Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) memnangkan kekuasaan melalui Pemilu sejak 2007.

Penjajah juga  juga melarang nelayan Gaza melaut. Pihak penjajah hanya memperbolehkan menangkap ikan dengan jarak tak lebih dari tiga mil.

ikan pari _ Gaza

 

Setelah kesepakatan gencatan senjata yang diperantarai Mesir dicapai pada 2014, penjajah israel kini memperluas daerah penangkapan ikan buat orang Palestian jadi enam mil lagi.

“Setelah dicapainya gencatan senjata dan diizinkannya kami untuk menangkap ikan dalam radius enam mil, pasukan laut Israel tak pernah berhenti memburu perahu kami, menembaki nelayan kami saat mereka menangkap ikan, membunuh dan melukai nelayan, menangkap mereka dan merusak perahu mereka,” kata Amudi.

Meski demikian, Allah selalu memberi keajaiban kepada penduduk yang telah dizalimi oleh israel dengan Amerika Serikat (AS) ini.

Sebelum ini, tahun 2013, penduduk Gaza mengaku keheranan menyaksikan sedikitnya 220 ikan pari manta berukuran besar terdampar di pantai. Ikan-ikan ini bergelimpangan di pasir dalam kondisi mati dan mengeluarkan darah.

Seorang nelayan lokal mengatakan, ini adalah kali pertamanya mereka menjumpai ikan pari di pantai, dalam kurun waktu 6 tahun. Hebatnya, kali ini dalam jumlah besar.

“Ikan datang setiap bulan Maret, tapi ini adalah pertama kalinya kami  melihat ikan pari dalam enam tahun,” kata dia seperti dimuat situs AOL (27/02/2013).

Selama nelayan tak melaut, ikan biasa didatangkan dari Mesir, melalui terowongan bawah tanah.

“Repot, karena kami harus memotongnya jadi dua, harganya juga sangat mahal,” kata dia. “Dan hari ini Allah menyediakan untuk kami.

Sejauh ini, tambah nelayan yang tak disebut namanya itu, 220 ikan terdampar di perairan Gaza. “Insya Allah besok akan ada lagi,” kata dia. Rupanya Allah mengabulkan doa warga Gaza.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaisraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah Saatnya Indonesia Hentikan Pengiriman TKW ke Arab Saudi
Tulisan selanjutnya Pembantu Dekat Saddam, Izzat Ibrahim Al-Douri, Terbunuh dalam Operasi Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?