Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Media Sosial Yordania Dihebohkan Hoax Dokter Bedah Meninggalkan Ponselnya dalam Tubuh Pasien

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Mei 2015 06:23 6:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Mei 2015 06:23
Bagikan
Ilustrasi: Dokter sedang melakukan operasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Berita megenai seorang dokter yang meninggalkan telepon selulernya dalam tubuh pasien saat operasi persalinan menyebar di media sosial Yordania dalam tiga hari terakhir, meskipun pihak berwenang dan Jordan Medical Association (JMA) membantah kabar itu, dengan mengatakan beritanya adalah palsu alias hoax.

Banyak dari pengguna media sosial, yang ikut menyebarkan berita bohong yang dimuat sejumlah media lokal itu, mengkritik JMA dan Kementerian Kesehatan.

“Apakah dokter tersebut sangat keranjingan dengan ponselnya, sehingga dia tidak dapat meninggalkannya meskipun sedang melakukan operasi bedah? Ini tidak profesional, dia seharusnya dilarang praktek,” kata pemilik akun Hoda Al-Hamalan di Facebook seperti dikutip Jordan Times (12/5/2015).

Ali Alloubani mengatakan jika dokter meninggalkan benda-benda lain yang dipakai untuk pembedahan seperti pisau dan gunting, hal itu masih “dimaklumi”, tetapi jika yang tertinggal adalah ponsel maka itu “sangat keterlaluan”.

Abu Fawaz Dwairi Al-Obeidi menyalahkan kementerian karena memperbolehkan “orang semacam itu” berpraktek sebagai dokter. Sementara pengguna media sosial lainnya mengatakan dokter itu layak dituntut ke meja hijau.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hussam Al-Khawaldeh berpendapat kedokteran di Yordania merupakan salah satu bidang yang unggul, dan jika ada dokter yang melakukan kecerobohan semacam itu maka akan menyebabkan kemunduran.

Kepada Jordan Times profesor sosiologi di Universitas Yordania, Majduddin Khamesh, mengatakan bahwa tersebarnya berita bohong itu dikarenakan para pengguna media sosial menganggap dirinya sendiri sebagai analis dan reporter atau wartawan tanpa memperhatikan keotentikan dari berita-berita yang disebarkan di media online.

“Situs-situs semacam itu memberikan kesempatan kepada perorangan dan kelompok menggunakan media online untuk menyebarkan pendapat dan pikiran mereka sendiri, dan untuk mengeksploitasi dan memperluas jaringan guna membahas berita dan kejadian bohong,” kata Khames.

“Kebanyakan situs tidak melakukan cek ulang atas informasi yang mereka sebarkan, mereka hanya meng-copy dan paste berita-berita itu,” imbuhnya.

JMA hari Senin mengatakan akan melayangkan gugatan hukum atas media yang mempublikasikan laporan bohong tentang ponsel dokter bedah yang tertinggal di dalam perut pasien saat melakukan operasi Caesar di sebuah rumah sakit umum itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernikahan, Dakwah, dan Jihad (3)
Tulisan selanjutnya Sudan Selatan Jadi Ajang Pertempuran, Kota Dibakar, Perkosaan dan Penculikan Merebak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?