Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sudan Selatan Jadi Ajang Pertempuran, Kota Dibakar, Perkosaan dan Penculikan Merebak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Mei 2015 07:05 7:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Mei 2015 07:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok-kelompok bersenjata di Sudan Selatan memperkosa para gadis, membakar kota-kota dan menjarah suplai bantuan, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa dan para diplomat hari Selasa (12/5/2015).

Lebih dari 300.000 warga sipil terlantar tanpa mendapatkan bantuan untuk hidup di negara bagian Unity, setelah PBB dan organisasi-organisai kemanusiaan menarik diri dari wilayah utara Sudan Selatan itu karena terjadi pertempuran sengit sehingga 100.000 orang terpaksa meninggalkan rumahnya.

PBB mengatakan bocah-bocah lelaki hingga yang termuda usia 10 tahun diculik untuk dijadikan tentara oleh kelompok-kelompok bersenjata setempat.

Misi penjaga perdamaian PBB menerima laporan dari wilayah Guit dan Koch, yang termasuk dalam negara bagian Unity, bahwa kota dan desa di sana dibakar serta dijarah, penduduk dibunuh, anak-anak lelaki hingga yang terkecil usia 10 tahun diculik, perempuan dan anak gadis diperkosa, serta warga setempat dipaksa meninggalkan rumah mereka.

Pasukan pemerintah sedang bergerak mendekati kota Leer, daerah di mana terdapat banyak sumber minyak Sudan Selatan yang saat ini dikuasai kelompok oposisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketua Palang Merah Internasional Sudan Selatan Franz Rauchenstein mengaku sangat khawatir dengan hal itu, sebab jarak kedua kubu pasukan semakin dekat.

Palang Merah Internasional sudah menarik stafnya dari Leer, disebabkan meningkatnya pertempuran antara kubu pasukan pendukung Presiden Salva Kiir dengan oposisi pimpinan Riek Machar.

Hari Selasa (12/5/2015) Rauchenstein mengatakan kepada AFP bahwa sekitar 120.000 warga sipil saat ini menjadi pengungsi di Leer.

Sudan Selatan dilanda perang saudara sejak Desember 2013. Aksi saling bunuh di antara warga diwarnai dengan pertempuran antar kelompok etnis, pemerkosaan, serta serangan terhadap warga sipil dan penghancuran sejumlah bangunan.

Perang saudara itu terjadi tidak lama setelah Sudan Selatan melepaskan diri dari Sudan lewat referendum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Media Sosial Yordania Dihebohkan Hoax Dokter Bedah Meninggalkan Ponselnya dalam Tubuh Pasien
Tulisan selanjutnya Din: Pemberantasan Terorisme Jangan Sampai Menjadi Bumerang Bagi Densus 88

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?