Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wakil Presiden Burundi Kabur Tinggalkan Negaranya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juni 2015 18:35 6:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juni 2015 18:35
Bagikan
Rufyikiri (inzet).
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu wakil presiden Burundi telah kabur melarikan diri keluar negeri karena merasa nyawanya terancam, setelah menentang pencalonan kembali Presiden Pierre Nkurunziza untuk periode ketiga.

Burundi beberapa bulan terakhir mengalami gejolak, sejak Nkurunziza mengumumkan akan mencalonkan diri lagi sebagai presiden.

Wakil Presiden Gervais Rufyikiri kepada stasiun televisi France24 mengatakan bahwa pencalonan diri Nkurunziza itu tidak konstitusional, sebab dia sudah menjabat presiden selama dua periode berturut-turut.

Kelompok-kelompok peduli HAM mengatakan sedikitnya 70 orang sudah tewas dan 500 lainnya luka-luka akibat bentrokan antara demonstran dengan polisi selama dua bulan terakhir.

Lebih dari 100.000 orang pergi meninggalkan Burundi sejak krisi politik itu terjadi, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa seperti dilansir BBC Kamis (25/6/2015).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepergian Rufyikiri merupakan yang teranyar dari serangkaian aksi angkat koper yang dilakukan para petinggi Burundi ke luar ngegeri. Sebelum ini, hakim pengadilan konstitusi dan seorang anggota komisi pemilihan umum sudah lebih dulu meninggalkan negerinya.

Jurubicara pemerintah membantah adanya ancaman terhadap Rufyikiri.

Wapres Rufyikiri sudah dipinggirkan dari partai pemerintah CNDD-FDD sejak bulan April, ketika dia mengatakan di dalam pertemuan partai bahwa dirinya tidak bisa mendukung pencalonan kembali Nkurunziza.

Para pengkritik Nkurunziza mengatakan bahwa pencalonan ketiga kalinya sebagai presiden tidak sesuai konstitusi, yang mengharuskan presiden harus turun setelah dua periode.

Namun, Mahkamah Konstitusi Burundi mengatakan bahwa periode pertama Nkurunziza tidak termasuk hitungan, sebab ketika itu dia dipilih oleh parlemen, bukan oleh rakyat secara langsung.

Bulan Mei lalu presiden selamat dari upaya kudeta.

Pemilu presiden menurut jadwal semula akan digelar bulan Juni ini. Tetapi kemudian diundur menjadi 15 Juli, karena desakan dari para pemimpin di kawasan Afrika.

PBB saat ini sedang berusaha menjembatani perundingan antara partai pemerintah dan oposisi guna menyelesaikan masalah tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Referendum Konstitusi Australia untuk Akui Aborigin sebagai Penduduk Pertama
Tulisan selanjutnya Ibu dan Bayi Ditemukan Selamat di Tengah Hutan 5 Hari Setelah Pesawat Jatuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?