Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Teroris Rasis Amerika Ku Klux Klan Siap Menaikkan Ketegangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juli 2015 14:45 2:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2015 14:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok rasis supremasi kulit putih Amerika Serikat yang akrab dengan aksi kekerasan dan teror, Ku Klux Klan, siap menimbulkan ketegangan di South Carolina, seiring dengan penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang atas serangkaian pembakaran gereja berjemaat mayoritas kulit hitam.

Dilansir Euronews Rabu (1/7/2015), kelompok supremasi kulit putih itu akan mengadakan pertemuan massa pada bulan Juli ini, guna mendukung bendera konfederasi, satu bulan setelah pemuda kulit putih Dylann Roof menembaki jemaat di sebuah gereja di Charleston sehingga menewaskan 9 warga kulit hitam.

Penyidik federal sedang mencari tahu siapa di balik aksi pembakaran gereja-gereja kulit hitam di sejumlah negara bagian di wilayah selatan Amerika Serikat, yang semuanya terjadi setelah insiden berdarah Rabu malam (17/6/2015) di gereja Charleston itu.

Gereja korban pembakaran teranyar adalah Mount Zion African Methodist Episcopal Church, di South Carolina, pada hari Selasa (30/6/2015), atau dua puluh tahun setelah sebelumnya gereja itu dibakar oleh Ku Klux Klan alias KKK.

Meskipun demikian, penyidik tidak mengatakan bahwa pembakaran gereja itu merupakan aksi kejahatan karena kebencian, dan mengatakan belum ada hubungan antara serangan-serangan itu dengan kelompok supremasi kulit putih.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pelaku penembakan gereja di Charleston, Dylann Roof, dalam foto-foto yang dipajang sebuah website yang menampilkan manifesto rasisnya berpose dengan bendera konfederasi.

Menyusul penembakan yang dilakukan pemuda berusia 21 tahun itu, banyak kalangan di Amerika Serikat meminta agar bendera konfederasi disingkirkan dari gedung-gedung pemerintahan, seperti di Columbia, ibukota South Carolina.

Loyal White Knight cabang Ku Klux Klan berbasis di Pelham, North Carolina, mengatakan akan menggelar pertemuan massa di gedung parlemen South Carolina pada 18 Juli mendatang.

“Kami berdiri membela (bendera) konfederasi,” kata James Spears, “pemimpin besar” kelompok rasis itu.

Dia mengatakan para pembicara dalam pertemuan mendatang akan menyinggung soal perbudakan. Kemudian KKK akan menggelar aksi bakar salib di area properti pribadi.

Ku Klux Klan merupakan kelompok yang menganggap orang kulit putih (ras bangsa Eropa) lebih tinggi posisi dan derajatnya, serta lebih mulia dan unggul dibanding orang kulit berwarna (terutama Afrika). Dalam sejarah negara Amerika Serikat, KKK dikenal luas akan kekejamannya (termasuk meneror, menyiksa dan membunuh) terhadap orang-orang Amerika keturunan Afrika.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Hanya Sukses Berdakwah, Dai Harus Mampu Jaga Keluarga
Tulisan selanjutnya Ma’had Tahfidz Al Humairah Sukabumi Gelar Bukber dan Baksos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

Berita
17 September 2026 16:30
Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?