Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua dari Trio Remaja Putri London Menikah dengan Anggota ISIS/ISIL

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juli 2015 17:29 5:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juli 2015 17:29
Bagikan
Dua dari tiga remaja putri asal Inggris ini dikabarkan telah menikah dengan anggota ISIS/ISIL.
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua dari tiga remaja putri asal Inggris yang pergi ke Suriah, yang berita kepergian mereka sempat menghebohkan dunia, dikabarkan telah menikah dengan anggota ISIS/ISIL.

Kadiza Sultana (16 tahun), Shamima Begum (15 tahun) dan Amira Abase (15 tahun) meninggalkan rumah orangtua mereka pada bulan Februari menuju Istanbul, Turki, sebelum akhirnya memasuki wilayah Suriah.

Dilansir AFP Sabtu (4/7/2015) dari Guardian, menurut pengacara keluarga mereka, dua dari tiga remaja putri itu telah menghubungi keluarganya untuk memberitahukan bahwa mereka sudah menikah atas persetujuan ISIS/ISIL dan sekarang tinggal di sekitar kota Raqqa, Suriah, yang dikenal sebagai basis pertahanan kelompok bersenjata itu.

Guardian, atas permintaan keluarga, tidak menyebutkan siapa di antara ketiga remaja putri itu yang menikah.

Tasnime Akunjee, yang mewakili keluarga ketiga remaja tersebut, mengatakan kepada Guardian bahwa kabar pernikahan itu telah menimbulkan “banyak tekanan” kepada keluarga.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hal itu mengukuhkan kehidupan mereka di Suriah, bukan di Inggris. Hal itu memupuskan harapan bahwa mereka akan kembali,” kata Akunjee.

Guardian melaporkan bahwa kedua remaja putri itu diberi daftar pria yang bisa mereka pilih untuk dinikahi dan usia para lelaki itu 20-an tahun.

Ketiga remaja putri itu adalah teman sekolah. Mereka sama-sama belajar di Bethnal Green Academy di sebelah timur London.

Mereka diyakini pergi ke Suriah mengikuti jejak seorang teman wanitanya yang sudah pergi ke daerah konflik itu beberapa bulan lebih dulu.

Keluarga-keluarga dari para remaja itu menuding polisi Inggris gagal menyampaikan informasi kepada mereka yang kemungkinan bisa mencegah kepergian gadis-gadis itu ke Suriah.

Scotland Yard meyakini sekitar 600 orang Inggris telah bepergian ke Suriah dan Iraq sejak konflik di kawasan itu dimulai. Sekitar setengahnya diduga telah kembali ke Inggris.

Empat siswa putri lain dari sekolah yang sama telah mendapatkan surat perintah berupa larangan bepergian dari pengadilan Inggris, supaya mereka tidak dapat pergi ke Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan 1436: Ada Apa di Garis Depan?
Tulisan selanjutnya Tiga Situs Bersejarah Diyarbakir Resmi Dilindungi Unesco

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?