Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Mata Pelajaran Dayah di Turki sama Seperti Dayah di Aceh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2015 12:55 12:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2015 12:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mata pelajaran yang diajarkan pada dayah-dayah (pesantren, red) di Turki ternyata sama seperti mata pelajaran seperti yang diajarkan pada dayah-dayah di Aceh.

Pimpinan Yayasan Sulaimaniyah Tahfiz Center Aceh cabang Turki, Ustad Imran Alhafiz mengatakan, dayah-dayah di Turki mengajarkan mata pelajaran seperti Kitab Safinatun Naja, Bajuri, Fathul Wahab, Fathul Qarib, Fathul Mu’in, kitab Awamel, Maqsud, Amsilah, Izhar, Kafiyah dan sebagainya.

“Hanya saja, sebelum belajar kitab-kitab ini santrinya mesti hafal Al-Quran dulu sampai tuntas di Negara-negara masing-masing, “ ujar Ustad Imran seusai acara Wisuda Santri Pondok Pesantren Sulaimaniyah Kuta Baro, Aceh Besar, Ahad, (02/08/2015).

Menurut Ustad Imran Alhafiz, dengan menghafal Al-Quran maka sangat memudahkan para santri untuk memahami penjelasan dalam kitab kuning, karena dalil-dalil yang dibahas dalam kitab kuning telah dihafal sebelumnya.

“Jadi Al-Quran yang dihafal para santri langsung terkoneksi dengan bahasan-bahasan agama dalam kitab-kitab yang mereka pelajari, “ ujar Ustaz Imran yang telah selesai menghafal 30 juz Al-Quran di salah satu Pondok Pesantren Sulaimaniyah sebelum belajar kitab kuning di Turki.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Seperti diketahui, mata pelajaran dan kitab-kitab ini juga diajarkan sebagai mata pelajaran pokok pada dayah-dayah di Aceh.  Bahkan, sebenarnya bukan hanya sama, namun kitab-kitab kuning yang dipelajari pada dayah-dayah di Aceh, selain diterbitkan di Beirut (Libanon), juga terdapat banyak kitab yang diterbitkan oleh penerbit-penerbit dari Istanbul, Turki.

24 Pesantren Turki Beroperasi di Indonesia

Sementara itu, kordinator Pondok Pesantren Tahfiz Yayasan Sulaimaniyah Turki Wilayah Sumatera, Taceddin Ince saat ditemui redaksi di ruangannya mengatakan, di Sumatera terdapat sebanyak lima Pondok Pesantren Sulaimaniyah dimana dua di antaranya terdapat di Aceh. Sementara tiga lagi terdapat di Medan dan Palembang.

Jumlah Pesantren Sulaimaniyah di seluruh Indonesia sendiri, kata Taceddin, terdapat sebanyak 24 Pesantren yang terdapat di Aceh, Medan, Palembang, Jogjakarta, Bogor,  Bandung, Jakarta, Kalimantan dan Surabaya.

Sementara di Turki sendiri, menurut Taceddin, Yayasan Sulaimaniyah ini memiliki sebanyak 4000 jaringan Pondok Pesantren di seluruh wilayah Turki.

“Setelah selesai menghafal Al-Quran pada Pondok Pesantren Sulaimaniyah Turki cabang Indonesia, nantinya mereka akan dikirim ke Turki untuk belajar pada tingkatan yang lebih tinggi lagi di Pondok Pesantren Sulaimaniyah di Turki untuk belajar kitab-kitab, bahasa Turki dan bahasa Arab, “ ujar Teceddin Ince yang memilih tinggal di Aceh untuk mengkordinir semua Pondok Pesantren Sulaimaniyah cabang Turki di Sumatera.

Taceddin menerangkan, hingga sebanyak 117 santri Indonesia sudah menyelesaikan pendidikannya di Turki. Dan sebanyak 156 lagi masih dalam proses belajar di berbagai Pondok Pesantren Sulaimaniyah di Turki. Dan proses seleksi santri Pondok Pesantren Sulaimaniyah Turki di Indonesia bekerjasama dengan Kementrian Agama.

“Untuk santri dari Aceh yang sudah hafiz dan sudah dikirim ke Turki,  pada tahun 2010 sebanyak 3 orang, tahun 2011 sebanyak 3 orang, tahun 2012 sebanyak 7 orang, tahun 2013 sebanyak 9 org, tahun 2014 meningkat 14 org, dan tahun 2015 bertahan di 14 orang, “ ujar Taceddin.

Sementara santri Aceh yang diwisuda pada Hari Ahad , 2 Agustus 2015 kemaren, yaitu sebanyak 10 orang, dimana enam (6) di antaranya lulus di Sulaimaniyah cabang Aceh, dan  empat (4) lagi lulus dari Pondok Pesantren Sulaimaniyah Jakarta.*/Teuku Zulkhairi

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehDayahindonesiapesantrenTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bambang Wijayanto Ajak Gerakan ‘Revolusi Jihad’ Lawan Korupsi di Tubuh NU
Tulisan selanjutnya Akan Dipilih 13 Nama untuk Calon Pimpinan Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Berita
11 September 2026 10:03
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Terbaru

  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?