Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kronologi Kejahatan dan Pelecehan Terbaru Israel Serbu Masjidil Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 September 2015 10:33 10:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 September 2015 10:33
Bagikan
Pasukan penjajah menyerbu area masjid al Aqsha sambil melepaskan tembakan api, meriam suara dan gas ke arah jamaah yang beri’tikaf
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Ahad (13/09/2015) pagi penjajah Zionis bentrok dengan warga Palestina di kompleks Masjid al-Aqsha, tepatnya beberapa jam sebelum dimulainya Tahun Baru Yahudi.

Para saksi mata mengungkapkan pada Ma’an seperti dikutip Sahabat Al Aqsha,  pasukan Zionis menyerbu kompleks Masjid al-Aqsha sesaat setelah shalat subuh, menembakkan peluru baja berlapis karet dan granat kejut sehingga mengakibatkan sejumlah jamaah terluka.

Seorang penjaga Masjid al Aqsha Haibah Serhan, memberi kesaksian, tepat pukul setengah tujuh hari Ahad (13/09/2015), pasukan penjajah menyerbu area masjid al Aqsha sambil melepaskan tembakan api, meriam suara dan gas ke arah para jamaah yang beri’tikaf di dalam mushala al Kibli dan di atas atap Kubah As Shahrah.

“Begitu pasukan penjajah Zionis menyerbu area masjid al Aqsha, mereka segera mengeluarkan para jamaah I’tikaf dengan tembakan meriam suara dan fas ke arah mereka serta mengepung mereka dan mengeluarkannya melalui gerbang-gerbang masjid al Aqsha,” ujarnya dikutip koresponden PIC.

“Tindakan dari pasukan penjajah Zionis ini sebagai percikan meletusnya konfrontasi antara pasukan penjajah Zionis dengan para jamaah I’tikaf. Sementara itu para jamaah I’tikaf tidak memiliki senjata apapun. Pasukan penjajah Zionis mulai menggunakan senjata yang belum pernah digunakan sebelumnya. Serangan ini menghancurkan jendela-jendela mushala al Kibli yang sudah ada sejak ribuah tahun. Api juga berkobar di pemakaman umawiyah, ” tambah Serhan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Juru bicara penjajah Zionis Micky Rosenfeld mengklaim, pasukan Zionis memasuki kompleks masjid pada pukul 6.30 pagi untuk menghadapi “gangguan” di dalam kompleks karena sejumlah warga Palestina melemparkan api dan mercon ke arah pasukan. Kemudian, penjajah menutup pintu gerbang utama masjid. Zionis mengklaim menemukan sejumlah bom pipa di kompleks masjid saat melakukan razia. Rosenfeld yakin bom itu akan digunakan saat para pengunjung Yahudi memasuki area tersebut pagi itu.

Untuk mencari pembenaran atas perbuatan mereka, penjajah Zionis mengatakan bahwa para “perusuh” telah membarikade diri mereka sendiri di dalam masjid malam sebelumnya dengan tujuan mengganggu kunjungan orang-orang Yahudi ke tempat suci itu menjelang dimulainya perayaan Tahun Baru pada Ahad petang.

Pasukan Zionis kemudian mengepung para jamaah di dalam Masjid al-Aqsha dan menutup pintu-pintu dengan “rantai dan balok” sebelum menembakkan peluru berlapis karet di dalam masjid.

Selain lusinan pemuda yang bermalam di kompleks masjid, pasukan Zionis juga menolak seluruh jamaah masuk masjid, kecuali sejumlah kecil pria di atas usia 50 tahun.

Seorang pemuda Palestina bernama Anas Siyam dievakuasi ke rumah sakit setelah tertembak peluru baja berlapis karet di bagian dada. Kondisinya kini belum diketahui. Para saksi mata mengungkapkan bahwa serdadu Zionis juga menyerang para karyawan Kementerian Wakaf Palestina, termasuk direktur kompleks masjid Syeikh Omar al-Kiswani.

Menurut Serhan, pasukan Zionis dalam jumlah besar dari pasukan khusus dan militer menyebar di area masjid. Mereka memukuli tiga penjaga masjid al Aqsha dan menangkap seorang dari mereka.

“Kami dikeluarkan dari area masjid al Aqsha.”

Setelah mengeluarkan para jamaah I’tikaf dan menguasai masjid al Aqsha, pasukan penjajah Zionis membuka kompleks Masjidil Aqsha, memasukkan pengunjung Yahudi pertama yang terdiri dari 30 orang, termasuk Menteri Pertanian Zionis Ory Ariel.

Pasukan Zionis menyatakan tak ada yang tertangkap dan terluka saat terjadi bentrokan. Padahal, para saksi mata Palestina menyatakan sejumlah orang terluka. Jurnalis AFP dikutip SA melihat sejumlah orang ditangkap dan pasukan penjajah menyebar ke penjuru Kota Lama.

Mereka menyerbu area masjid di bawah perlindungan pasukan penjajah Zionis. Mereka menunaikan ibadah Talmud setelah para jamaah I’tikaf dan penjaga masjid di keluarkan dari area al Aqsha.

“Penyerbuan beruntun dilakukan para pemukim Yahudi terhadap masjid al Aqsha, sebanyak 145 pemukim, di bawah perlindungan pasukan penjajah Zionis untuk melakukan pelanggaran dan penistaan terhadap kehormatan masjid al Aqsha.” [baca: Penjajah Zionis Serbu Masjid Al-Aqsha, 110 Orang Korban]

“Saya telah banyak menyaksikan dan mengalami penyerbuan-penyerbuan di masjid al Aqsha. namun penyerbuan seperti ini saya belum pernah melihatnya dalam hidup saya. Pasukan penjajah Zionis menyerang apa saja di dalam masjid al Aqsha. Dan untuk pertama kalinya kami para penjaga masjid al Aqsha dikeluarkan ke luar masjid dan direktur masjid Syeikh Umar Kiswani diserang,” ujar Serhan.

Pelecehan Yahudi di Al Aqsha
Zionis kemudian mengepung para jamaah di dalam Masjid al-Aqsha dan menutup pintu-pintu dengan “rantai dan balok” [@iFalasteen ]
Nahlah Shiyam, wanita al Quds ini sudah bersiaga sejak pagi di depan pintu Silsilah untuk menghadang penyerbuan yang akan dilakukan para pemukim Yahudi. Dia menuturkan, bagaimana puluhan warga al Quds dan Palestina dari wilayah Palestina terjajah tahun 1948 serta para siswa sekolah bersiaga di depan pintu Silsilah setelah pasukan penjajah Zionis memberlakukan pengepungan terhadap pintu-pintu masjid al Aqsha dan melarang laki-laki dan perempuan yang berusia di bawah 50 tahun masuk masjid al Aqsha.

Dia menjelaskan, para wanita dan warga menghadang penyerbuan para pemukim Yahudi dengan takbir. Sementara itu para serdadu Zionis dan anggota kepolisian memberikan jaminan keamanan kepada para pemukim Yahudi dengan aman melalui pintu Silsilah. Sebalikmya, mereka memukuli orang-orang Palestina yang ada di depan pintu dengan tongkat dan menyemprot mereka dengan gas merica serta tembakan meriam suara, menyerang anak-anak dan orangtua.

“Saya dilarang masuk masjid al Aqsha sejak tiga pekan. Nama saya dimadukkan dalam daftar hitam yang dilarang masuk masjid al Aqsha selama waktu penyerbuan dilakukan para pemukim Yahudi. Sementara itu para pemukim Yahudi diizinkan masuk masjid dan beribadah di dalamnya,” ujar Nahlah Shiyam yang menjadi saksi mata.

Berlanjut Senin

Ketua Pertolongan Darurat Bulan Sabit Merah Palestina Dr. Amin Abu Ghazlah mengatakan, “Tim penyelamat dan medis mengobati di sekitar masjid al Aqsha sebanyak 100 orang yang cidera akibat terkena tembakan gas air mata, gas merica, mereka gas dan karena luka bakar akibat tembakan meriam suara pada mereka. Mobil ambulan membawa sekitar 20 orang ke rumah sakit Maqashi di al Quds.”

Masjidil Aqsha diserang2
Inilah kerusakan di Masjid Al Aqsha oleh ulah penjajah Zionis [@iFalasteen]
Hari Senin pagi (14/09/2015), pasukan penjajah Zionis dan warga Palestina kembali bentrok di kompleks Masjidil Aqsha. Serdadu Zionis menembakkan granat kejut dan peluru karet ke arah jamaah Palestina.

Penjajah mengklaim, hal itu mereka lakukan karena melihat pemuda bertopeng melarikan diri dari dalam masjid dan melempar batu ke arah serdadu. Penjajah juga masuk ke puncak kompleks masjid untuk memastikan bahwa pemuda Palestina tidak “mengganggu” kaum Yahudi atau turis saat jam-jam kunjungan di pagi hari.

Setidaknya tiga warga Palestina ditangkap dan seorang pria lansia menderita luka di matanya saat terjadi bentrokan dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.

Seorang jurnalis AFP yang berada di luar gerbang menyaksikan seorang pengunjung Yahudi meninggalkan kompleks masjid dan berkelahi dengan pemuda Muslim. Dengan kembali terjadi bentrokan hari ini, berarti dua hari berturut-turut kompleks Masjidil Aqsha diserang penjajah Zionis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QudsisraelMasjidil AqshapalestinayahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibadah Haji dan Kesucian Harta
Tulisan selanjutnya Islamofobia barat Erdogan Serukan PBB Bertindak atas Pelanggaran Israel terhadap Masjid Al-Aqsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?