Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Horor Sniper dalam Intifada al-Quds, 1,5 Juta Warga Israel Ketakutan [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2015 11:10 11:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2015 11:10
Bagikan
Petugas mengevakuasi korban sniper. Insert: Yigal Ben Hofit, seorang tentara IDF dalam kondisi kritis
Bagikan

Hidayatullah.com— “Urgen: Doakan Yigal Ben Hofit, seorang tentara IDF dalam kondisi kritis, setelah ditembak oleh teroris Arab di Hebron,” demikian pesan para pemukim Yahudi Israel di twitter dan jejaring social.

Media-media penjajah Zionis menyebut perkembangan baru cara-cara perlawanan pemuda Intifada al-Quds. Jika kemarin bermula dari lemparan batu, kemudian aksi penabrakan, penikaman hingga aksi sniper, kini, tengah berkembang menjadi “Sniper Hebron”, demikian penjajah mengistilahkan.

“Sniper Hebron” kembali menciptakan hari berdarah bagi Israel dan menjelaskan bahwa Intifada ini bukanlah gelombang sementara dan tidak mudah untuk menghentikannya.

Berita-berita di media Israel dalam beberapa hari ini mengulas seputar aksi-aksi sniper Palestina dan perkembangan perlawanan di Tepi Barat selama Intifada al-Quds yang meletus sejak awal Oktober lalu.

Surat kabar Israel Yedeot Aharonot menyebut “Hari Berdarah” setelah peristiwa empat aksi di daerah Hebron selama lima jam, di antaranya tiga aksi penembakan, meskipun ada penjagaan jauh lebih ketat di Kota Hebron dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Aharonot mengatakan militer Zionis khawatir terhadap eskalasi terakhir yang akan berdampak pada bertambahnya aksi serangan senjata api yang mematikan di Tepi Barat. Ketakutan semakin berlipat terhadap meningkatnya penggunaan senjata api yang mematikan, terutama “senapan sniper”, yang sudah mulai digunakan setelah terbunuhnya warga pemukim Yahudi di dekat “Itamar”.

Surat kabar Zionis ini menegaskan militer Zionis dengan para personil dinas intelijen Dalam Negeri, Shin Bet (Shabak) bahkan melakukan operasi keamanan luas di desa-desa dekat kota Hebron dan dekat permukiman-permukiman Yahudi dalam rangka mencari kamera-kamera CCTV yang ada di toko-toko.

Target Akurat

Sementara Radio militer Israek melansir pernyataan salah seorang perwira senior di Komando Wilayah Tengah yang mengatakan bahwa sniper yang melaksanakan serangan ke pos militer penjaga perbatasan dekat Masjid Ibrahimi, memilih melakukan aksi serangan dengan memanfaatkan suasana mendung. Awan yang rendah menghalangi pandangan kamera-kamera pemantau yang terpasang, yang bisa merekam pergerakan di daerah Kota Tua di Hebron.

Sumber di Dinas Keamanan Shin Bet kepada saluran TV10 Israel dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) menegaskan investigasi awal membenarkan bahwa sniper yang sama juga yang melakukan serangan di Beit Ainun. Sniper ini sangat profesional dan terlatih.

TV10 Israel menyatakan bahwa prediksi-prediksi mengofirmasi adanya sebuah sel di Hebron, hal yangs ama ada di Kota Nablus yang akan digunakan gerakan Harakah Muqawamah Islamiyah/Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) untuk mengobarkan situasi di Tepi Barat.

Terkait dengan aksi serangan di Hebron, radio militer Israel menyebutkan bahwa seorang seniper menembakkan empat peluru ke pos militer “penjaga perbatasan” di dekat area Masjid Ibrahimi di Hebron.

Aksi ini melukai seorang serdadu dengan luka parah dan meluai seorang pemukim Yahudi juga dengan luka parah. Menurut prediksi, pelaku melancarkan tembakan dari Kampung Abu Siniyah yang berjarak jauh dari target.

Koresponden militer radio Israel, Carmela Menashe, mengatakan bahwa para petinggi militer Zionis memprediksi bahwa sniper yang melakukan aksi kali ini adalah “Sniper Hebron” yang pernah melakukan aksi serangan sekitar dua tahun lalu di Hebron.

Setelah serangan ini, pihak keamanan Zionis menyerukan warga untuk tetap berhati-hati dan waspada karena “Sniper Hebron” berniat melakukan aksi-aksi serangan baru.

Militer Zionis juga mengeluarkan keputusan yang mewajibkan para serdadunya agar selalu mengenakan helem di kepalanya.

Horor Sniper

Analis urusan Zionis di PIC mengatakan Intifada al-Quds selalu mengejutkan para pengamat dengan perkembangan sarananya, kinerjanya dan keberanian para pemudanya.

Dia menjelaskan bahwa daerah pertigaan Kota Hebron tersebar pasukan Zionis dalam jumlah besar dengan sarana pemantau ganggih dan permanen.
Meski demikian perlawanan berhasil melakukan empat aksi penembakan dalam waktu singkat.

Sementara itu penjajah Zionis gagal mengungkap pelakunya. Sedang para pemimpin Zionis mengakui profesionalisme pelaku. Pelaku melakukan aksinya dengan tenang dan nalar keamanan yang sadar.* (BERSAMBUNG)

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada al-QudsIntifada Ke-3israelMasjid Al Aqshapalestinasniper hebron
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemukim Yahudi Lempari Mobil Warga Palestina, Aparat Penjajah Hadapi dengan Persuasif
Tulisan selanjutnya Inilah Pesan Wapres Saat Membuka Munas Hidayatullah IV

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?