Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei Dukungan terhadap Donald Trump Terus Meningkat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Desember 2015 18:31 6:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Desember 2015 18:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski banyak pernyataannya dianggap anti Islam, dukungan terhadap bakal capres Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus meningkat dalam jajak pendapat, meskipun banyak kecaman atas pernyataan kontroversialnya mengenai larangan terhadap Muslim memasuki AS.

Hasil survei politik terbaru menunjukkan konglomerat real estate itu semakin mendapatkan kekuatan dalam pertarungannya untuk memperebutkan nominasi presiden dari Partai Republik pada pilpres AS tahun depan. Survei terbaru ini dilakukan beberapa hari setelah Trump menyerukan larangan sementara bagi warga Muslim untuk memasuki Amerika Serikat.

Sebuah jajak pendapat Washington Post/ABC yang dirilis Selasa (15/12/2015) mendapati bahwa Trump meraih dukungan 38 persen di kalangan pemilih Partai Republik. Angka ini merupakan keunggulannya yang terbesar dari para kandidat lainnya dari partai Republik, hanya tujuh minggu menjelang pemilihan pertama pada tingkat partai di negara-negara bagian. Hasil survei ini dirilis sehari setelah jajak pendapat nasional oleh Universitas Monmouth yang menunjukkan tokoh kontroversial berusia 69 tahun ini memperoleh dukungan 41 persen di antara pemilih Partai Republik.

Pasca serangan teroris di Paris yang menewaskan 130 orang dan serangan terbaru oleh suami-istri Muslim yang menewaskan 14 orang di kota San Bernardino, California — usulan Trump mengenai larangan pada warga Muslim untuk memasuki AS telah menarik dukungan luas di kalangan pemilih Partai Republik, survei menunjukkan.

Lawan-lawan Trump baik dari partai Republik, Demokrat, Gedung Putih dan para pemimpin dunia telah mengecam proposal Trump tersebut sebagai tidak sesuai dengan jiwa Amerika, dan dapat digunakan sebagai alat propaganda oleh kelompok ISIS untuk merekrut lebih banyak pendukung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikutip Voice of America, melonjaknya dukungan bagi Trump ini bertepatan dengan jadwal debat 9 kandidat presiden dari Partai Republik hari Selasa (15/12/2015) di Las Vegas, Nevada, yang merupakan perdebatan terakhir mereka untuk tahun ini.

Pemilihan pendahuluan partai Republik di negara bagian akan dimulai 1 Februari 2016 mendatang di negara bagian Iowa, kemudian diikuti di negara-negara bagian lainnya.

Kedua jajak pendapat, Washington Post/ABC dan Universitas Monmouth menunjukkan bahwa Trump memimpin dengan selisih yang cukup signifikan atas saingan terdekatnya, Senator Texas Ted Cruz, seorang tokoh konservatif yang meraih dukungan 15 persen dari pemilih Republik, atau 14 persen menurut survei Monmouth.

Senator Florida Marco Rubio dan mantan ahli bedah saraf Ben Carson, membuntuti Trump dan Cruz,  sementara para kandidat partai Republik lainnya termasuk Jeb Bush, adik mantan Presiden George Bush, jauh tertinggal di belakang.

Untuk kandidat capres dari Partai Demokrat, mantan Menlu AS Hillary Clinton masih tetap memimpin persaingan untuk meraih nominasi presiden partai ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslamDonald TrumpislamophobiaJajak pendapatpartai Republik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurang Konsumsi Sayur Bisa Sebabkan Kanker Usus Besar
Tulisan selanjutnya Pengadilan Tolak Gugatan Pembangunan Sebuah Masjid di Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?