Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Anggota MUI Bali Raih Doktor Pendidikan Islam di UIKA Bogor

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Januari 2016 11:10 11:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Januari 2016 12:00
Bagikan
Fauzi Hamid Abbaz lulusan doktor pendidikan Islam UIKA yang ke-107
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali, Fauzi Hamid Abbas Basulthana, kini resmi menyandang gelar Doktor Pendidikan Islam di kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Bogor, Selasa, (05/01/2015).

Sebelumnya Fauzi berhasil mempertahankan disertasi di hadapan dewan penguji yang diketuai langsung oleh Rektor UIKA, Dr. H. Ending Bahruddin.

Sidang terbuka disertasi yang berjudul “Metode Pengajaran Targhib wa Tarhib Dalam Perspektif Hadits (Studi Analisisi Kitab al-Targhib wa al-Tarhib karya al-Mundziri)” tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, Dr. Adian Husaini, Dr. Ulil Amri Syafri, Dr. Ibdalsyah, dan Dr. Abas Mansur Tamam sebagai tim promotor dan penguji.

Selanjutnya Fauzi dinyatakan lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan” sebagai lulusan doktor pendidikan Islam UIKA yang ke-107.

Dalam penelitiannya, putra asli Denpasar dari pasangan Abdul Hamid Awad dan Mariyam Kompyang Gde tersebut mengungkap, sebagai pemuncak peradaban, Islam memiliki segala konsep terbaik dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah metode pengajaran targhib (penghargaan) dan tarhib (hukuman) dalam pendidikan anak.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Dikatakan, metode ini jauh melampaui daripada metode punish (hukuman) dan reward (penghargaan) yang diusung oleh Barat selama ini.

Menurut Fauzi, salah satu keunggulan metode targhib dan tarhib adalah berdimensi ukhrawi. Yaitu mendidik anak untuk punya visi jauh ke depan, dari urusan dunia hingga ke negeri Akhirat. Sebuah sisi keunggulan yang dikatakan tak bisa dipunyai oleh metode Barat.

“Perbedaannya jelas, metode ini berdasarkan ajaran al-Qur’an dan Sunnah Nabi sedang metode punish dan reward hanya berdasarkan pemikiran manusia saja,” ungkap ustadz yang juga Ketua Pengurus Wilayah (PW) Persatuan Islam (Persis) Bali.

Lebih jauh, Fauzi menolak menyebut metode targhib dan tarhib itu lemah hanya karena hasil atau pembuktiann yang tidak bisa langsung dirasakan. Sebab kehidupan baik yang itu disediakan bagi orang-orang beriman yang menjalankan syariat Islam.

“Metode ini mampu menghasilkan anak didik menjadi sabar dalam berbuat baik. Justru itulah kekuatan metode Islam ini,” terang Fauzi sambil mengurai beberapa ayat dan hadits terkait pembahasan.

Dalam kesempatan sama, Prof. Didin menyambut baik dan mengapresiasi disertasi Fauzi yang dianggapnya kian memperkaya khazanah pendidikan Islam. Menurut Prof. Didin syariat Islam adalah ajaran yang sesuai dengan fitrah manusia. Penghargaan dan hukuman diberikan dengan tujuan mengatur, membentuk, dan mendidik akhlak anak.

“Dalam pendidikan Islam meski dijatuhi hukuman, anak tidak akan membenci apalagi dendam kepada gurunya. Sebab semua itu ada kadarnya dan tetap dalam rangka mendidik,” ucap Prof. Didin selaku Dekan Pascasarjana UIKA tersebut.

“Boleh jadi anak itu malah makin cinta dengan guru tersebut,” imbuh Prof. Didin kembali.*/Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukumanpendidikan islamperadaban IslamtarghibUIKAUniversitas Ibnu Khaldun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berpikir Positif dan Cara Islami Menyikapi Kegagalan [1]
Tulisan selanjutnya Pusat Perawatan Orang Buta Jadi SasaranSerangan Udara Koalisi Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?