Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Italia Izinkan Drone Anti-ISIS Diterbangkan dari Sisilia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2016 07:05 7:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Februari 2016 07:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Italia telah mengizinkan pesawat tanpa awak (drone) yang dipergunakan untuk memerangi kelompok bersenjata ISIS dan pendukungnya di Afrika Utara diterbangkan dari wilayahnya di Sisilia, kata seorang pejabat kementerian pertahanan hari Senin (22/2/2016).

Namun, izin itu diberikan hanya untuk serangan defensif, bukan ofensif, seperti serangan yang dilakukan terhadap kamp pelatihan militer di Sabratha, Libya, pekan lalu yang menewaskan puluhan orang.

Dilansir Reuters, Italia akan memutuskan kasus per kasus apakah drone boleh diterbangkan atau tidak dari pangkalan udara Sigonella di Sisilia. Izin hanya akan diberikan jika serangan yang dilancarkan untuk melindungi tentara yang ada di darat. Sejauh ini, belum ada izin yang dikeluarkan untuk penerbangan drone dari Sigonella dan drone yang ada belum dilengkapi amunisi, kata pejabat itu yang meminta identitasnya disembunyikan.

Menurut laporan Wall Street Journal, pejabat-pejabat Amerika Serikat selama lebih dari satu tahun terus membujuk Italia agar mengizinkan pihaknya menerbangkan drone dari Sigonella.

Serangan drone AS pekan lalu di Sabratha, dekat perbatasan dengan Tunisia, menarget Noureddin Chouchane, seorang militan Tunisia yang disebut-sebut terkait serangan mematikan yang membunuh puluhan orang, kebanyakan turis. Pesawat yang melakukan serangan itu berangkat dari sebuah pangkalan militer di Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baik pejabat dari kantor Perdana Menteri Italia Matteo Renzi maupun Departemen Pertahanan AS tidak ada yang menanggapi permintaan komentar soal izin penerbangan drone dari Sigonella itu, tulis Reuters.

Italia berulangkali mengatakan bahwa negaranya tidak akan ikut ambil bagian dalam serangan militer di Libya, tanpa permintaan dari pemerintah setempat yang diakui legitimasinya.

Selama ini Italia menolak drone asing diterbangkan dari wilayahnya, karena takut ada penolakan dari dalam negeri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua ANNAS: Tiga Kemungkinan Penyebab Orang Masuk Syiah
Tulisan selanjutnya BUMN Irlandia Menang Tender Pengelolaan Terminal Bandara di Riyadh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?