Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Konggres Mulai Pertanyakan Kebohongan Bush Soal Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juli 2003 09:11 9:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juli 2003 09:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.comm–Senator Bob Graham (Demokrat) Selasa (Rabu WIB) mengatakan Gedung Putih akhirnya mengakui sendiri bahwa tidak ada bukti kuat Irak sedang berusaha membeli bahan nuklir.

“Dengan pengakuan dari Gedung Putih ini bahwa Presiden telah menyesatkan kita, kredibilitas George Bush semakin diragukan,” kata Graham dan menambahkan: “Bapak Presiden, apa lagi yang tak kita ketahui?”

Gedung Putih untuk pertama kali mengakui Presiden Bush seharusnya tidak boleh menyatakan Irak berusaha membeli uranium di Afrika untuk menghidupkan kembali program senjata nuklirnya, menurut laporan The Washington Post Selasa (8/7).

Presiden Bush membuat pernyataannya tersebut dalam pidato kenegaraannya (State of the Union Address) awal tahun ini.

Ketua Komite Demokratik Nasional Terry McAuliffe mengatakan “Bush secara sadar sedang menyesatkan masyarakat AS.” Informasi palsu itu bisa saja disebarkan atas perintah Bush atau para pembantu terdekatnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Suratkabar berpengaruh itu mengatakan pernyataan yang dibuat Bush tersebut terdorong oleh laporan sebuah komisi dalam Parlemen Inggeris, yang belakangan menimbulkan pertanyaan serius mengenai kehandalan intelijen Inggeris.

Laporan tersebut dikutip Presiden Bush sebagai bagian dari upayanya untuk meyakinkan Kongres bahwa persenjataan pengrusak massal Irak merupakan ancaman bagi keamanan AS.

Ditanya mengenai laporan Inggeris itu, pemerintahan Presiden Bush mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengakui bahwa intelijen mendasari pernyataan Presiden itu tidak benar, kata Washington Post.

“Mengetahui apa semua yang kita ketahui sekarang, rujukan terhadap upaya Irak untuk memperoleh uranium dari Afrika seharusnya jangan dimasukkan ke dalam pidato kenegaraan,” kata suratkabar itu, mengutip jurubicara keamanan nasional Gedung Putih Michael Anton.

Anton dalam penjelasannya kepada AFP mengatakan pihak Gedung Putih kini mengetahui dokumen-dokumen mengenai jual-beli antara Irak dan Niger itu palsu, yang ketika dimasukkan ke dalam pidato Bush belum diketahui.

“Kepalsuan-kepalsuan menyangkut upaya Irak membeli bahan nuklir itu ditegaskannya seharusnya tidak boleh dimasukkan ke dalam pidato Bush.”

Bush dalam pidato kenegaraannya pada 28 Januari lalu mengatakan “Pemerintah Inggeris telah mengetahui bahwa Saddam Hussein baru-baru ini berusaha memperoleh sejumlah besar uranium dari Afrika.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB Maret lalu bahwa kisah tentang uranium itu didasarkan pada dokumen-dokumen palsu.

Dinas intelijen pusat AS (CIA) telah mengirimkan seorang mantan diplomat senior, Joseph Wilson, ke Niger untuk menyelidiki tuduhan tersebut dan mendapat laporan darinya yang mengatakan tuduhan-tuduhan itu palsu, demikian Waashington Post. “Namun pemerintahan Bush tidak pernah mempublikasikan misi Wilson itu,” kata surat kabar tersebut. (ant/afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Akan Promosikan Dinar Pada Sidang OKI
Tulisan selanjutnya Megawati Buka Akademi Intelijen di Batam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?