Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Inspirasi Ramadhan

Ramadhan Makin Habis, Masjid Ini Diakui Makin Laris

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 27 Juni 2016 15:03 3:03 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 27 Juni 2016 15:00
Bagikan
Masjid Al-Aqobah 1 kompleks Pusri Palembang pada malam hari (23/05/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Semakin mendekati akhir Ramadhan, masjid-masjid biasanya semakin sepi. Namun berbeda dengan Masjid Al-Aqobah 1, kompleks Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Sumatera Selatan yang semakin diminati jamaah.

Imam Besar Masjid Al-Aqobah 1, Fajar Sani Nasution, mengakui, dibanding 20 hari pertama Ramadhan, pada 10 hari terakhir jamaahnya lebih banyak.

Peningkatan itu, kata dia, dikarenakan tingginya minat para jamaah untuk beriktikaf di Masjid Al-Aqobah 1 Pusri. Peserta iktikaf 10 hari terakhir Ramadhan berkisar 300-700 orang.

“Semakin ke ujung (Ramadhan), semakin ramai masjid,” jelasnya saat ditemui hidayatullah.com di masjid tersebut, beberapa waktu lalu.

Sementara khusus setiap malam sepanjang Ramadhan, seperti tahun sebelumnya, total jamaah yang hadir di masjid itu sekitar 1.500 orang.

Baca Juga

Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana
Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran
Kisah Jenaka Bulan Puasa 5 : Cara Unik Membangunkan Warga untuk Sahur
Teladan Keteguhan Imam Ahmad dan Kasman Singodimedjo pada Bulan Ramadhan

Apalagi, kata dia, saat malam 27 Ramadhan dan bertepatan malam libur kerja, terjadi puncak peningkatan jamaah.

“Dan insya Allah itu semua kita tanggung, dari buka (puasa)nya, sama sahurnya,” terangnya.

Menurut Fajar, Al-Aqobah 1 yang bisa menampung sekitar 2.500 jamaah ini termasuk masjid paling aktif kegiatan keislamannya di Palembang.

Terutama saat Ramadhan, masjid ini disemarakkan berbagai kegiatan. Seperti buka puasa bersama tiap hari, kajian agama tiap pekan, lomba-lomba terkait al-Qur’an, dan sebagainya.

Dari Fasilitas sampai Pembicara

Masjid Al-Aqobah 1 berada cukup jauh dari jalan raya. Untuk menuju ke sini, setelah melewati gerbang kompleks, jamaah dari luar perlu menempuh jarak sejauh sekitar setengah kilometer.

Meski demikian, menurut pengakuan Fajar, masjid ini sangat diminati oleh kaum Muslim Palembang sebagai tempat beribadah. Baik para karyawan Pusri, juga masyarakat umum.

“Kebanyakan masyarakat umum, dari berbagai kalangan, (seperti) mahasiswa,” imbuhnya.

Fajar Sani Nasution. [Foto: Syakur]
Fajar Sani Nasution. [Foto: Syakur]
Menurut dia, ada beberapa faktor penyebab ketertarikan itu. Di antaranya suasananya yang nyaman. Masjid ini berada di tengah kompleks yang asri dan jauh dari keramaian.

“Fasilitas kita untuk masjid se-provinsi (Sumsel) bisa dikatakan termasuk paling lengkap,” aku dia. Jelang Ramadhan ini, masjid tersebut menambahkan jumlah bilik toiletnya.

Selain itu, masjid ini juga diramaikan dengan berbagai acara dengan narasumber bervariasi. Termasuk para tokoh Muslim serta dai berskala nasional.

Selama Ramadhan 1437 H, pihak masjid di antaranya mengundang Ustadz Fadlan Garamatan, KH Ahsin Sakho, Mohammad Fauzil Adhim, Hasanuddin Sinaga, dan Syatori Abdur Rauf.

“Itu yang (dari) luar kota. Yang di dalam (kota), penuh (mengisi kajian di masjid),” ujarnya.

Kajian keagamaan di masjid ini pun, masih kata Fajar, sifatnya tematik. Ini juga baginya menjadi salah satu pemicu kehadiran jamaah.

Gaet Relawan

Berbagai kegiatan itu dikerjasamakan dengan sejumlah unit lembaga di bawah Masjid Al-Aqobah 1. Di antaranya kumpulan remaja masjid Aqobah Creatif Muslim Young (ACMY) yang menggelar kajian-kajian pekanan.

Ada juga Lembaga Tahsin (perbaikan bacaan) dan Tahfizh (hafalan) al-Qur’an (LTTQ) Al-Aqobah. LTTQ ini punya tiga program unggulan.

Pertama, karantina tahfizh selama 2 pekan, dengan target 2 juz hafalan serta khatam tadarus al-Qur’an minimal 2 kali selama Ramadhan.

Program kedua, tahsin-tahfizh untuk anak SD, berlangsung Senin-Jumat setiap sorenya. Ketiga, lomba tahfizh untuk tingkatan SD (1 juz), dan SMP-SMA (2-3 juz).

“Di sepuluh (hari) terakhir, ada tahfizh khusus dewasa. Targetnya (hafal) 1 juz,” jelas Fajar.

Dalam acara iktikaf itu pun, jamaah disibukkan pula dengan berbagai kegiatan, seperti kajian, qiyamullail, dan sebagainya.

Ada juga ibu-ibu majelis taklim Masjid Al-Aqobah 1 yang rutin menggelar kegiatan sosial. Seperti bakti sosial, pembagian sembako, dan santunan anak yatim.

Suasana shalat berjamaah di Masjid Al-Aqobah 1 Pusri. [Foto: Syakur]
Suasana shalat berjamaah di Masjid Al-Aqobah 1 Pusri. [Foto: Syakur]
Ia menjelaskan, dalam operasionalnya selama Ramadhan, pihak DKM dibantu tenaga tambahan. Mereka disebut Tim Amaliyah Ramadhan yang membawahi sejumlah divisi kerja.

Pihak DKM juga mengangkat tenaga relawan dari internal masjid maupun masyarakat sekitar. “Biasanya berjumlah 14 orang. Tujuh orang per hari (tugas bergantian),” ujarnya.

Para relawan ini bertugas dalam hal teknis. Di antaranya membersihkan lingkungan masjid, mempersiapkan segala kebutuhan untuk ibadah seperti tarawih, dan sebagainya.

Peran relawan itu cukup penting. Sebab, menurut Fajar, dengan tenaga DKM yang ada, “Kita nggak mungkin sanggup,” jelas bujang asal Medan, Sumatera Utara ini.

“Kita juga punya Radio ACMY namanya, acara kita semua (siaran) live disitu,” tambahnya.

Pada bulan suci tahun ini, masjid tersebut mengusung tema khusus dalam pelayanan jamaah, yaitu “Melayani dengan Ikhlash”.

Menurut Fajar, selama ini sudah ada beberapa masjid di Palembang yang mencontoh semarak kegiatan di Masjid Al-Aqobah 1.

Ramadhan merupakan bulan krusial, maka sebaik mungkin, ajak Fajar, mari tingkatkan ibadah di dalamnya termasuk dengan beriktikaf. “Mudah-mudahan Ramadhan berakhir (dengan) kita menjadi orang-orang yang bertaqwa,” pungkasnya.

Bagi Muslimin yang ingin merasakan kenyamanan dan kekhusyukan iktikaf, mungkin masjid ini bisa menjadi pilihan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:10 hari terakhir ramadhanBUMNIktikafInspirasi RamadhanMasjid Al-Aqobah 1PalembangPusriRamadhan 1437 Hremaja masjidSumsel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Masukkan Teriakkan Takbir jadi Delik Kriminal
Tulisan selanjutnya Kekurangan Vitamin Bisa Picu Kenaikan Berat Badan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Seribu Dirham Ramadhan dan Ujian Keikhlasan

8 Maret 2026 17:00
5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Inspirasi Ramadhan

5 Tips Mendidik Anak agar Mencintai bulan Ramadhan

25 Maret 2022 06:00
Sejarah perang di bulan ramadhan
Inspirasi Ramadhan

9 Perang Kaum Muslimin di Bulan Ramadhan

16 April 2021 07:00
Takjil Sehat Kacang Hijau Almond
Inspirasi Ramadhan

5 Resep Takjil Sehat Untuk Berbuka Puasa

14 April 2021 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?