Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Masukkan Teriakkan Takbir jadi Delik Kriminal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juni 2016 12:39 12:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juni 2016 13:45
Bagikan
Syadi Farah, bocah berusia 12 tahun asal al-Quds yang menjadi tawanan terbuka di dunia
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan perdata penjajah Zionis di al-Quds barat pada hari Ahad (26/06/2016) mengeluarkan keputusan atas pemuda Palestina Sahir Gazawi (37) dari Kota Nazaret, yang memutus kriminalisasi takbir di Masjid al-Aqsha dengan dalih hal itu merupakan “perilaku yang bisa memprovokasi kerusuhan”.

Pengacara Ramzi Katellat, mengatakan bahwa pengadilan Zionis menilai takbir di Masjid al-Aqsha di hadapan para pemukim Yahudi yang menyerbu Masjid al-Aqsha adalah tindak “kriminal”.

Dia menambahkan, “Sebagai pembela kami menegaskan niat kami untuk mengajukan banding atas keputusan lalim ini. Sementara sudah ditentukan sidang berikutnya di pengadilan perdata untuk meneliti kasus hukum terhadap Gazawi setelah didakwa.”

Pengadilan Zionis menuntut Gazawi telah menghalangi kerja polisi menyusul pemyerbuan para pemukim Yahudi ke masjid al-Aqsha pada tahun 2011 lalu.

Ramzi menjelaskan bahwa hakim pengadilan Zionis mengambil perkataan jaksa yang jelas mengatakan dalam tuntutan yang diajukan, beertakbir di area masjid al-Aqsha saat ada para pemukim yahudi di lokasi harus dikriminalisasikan.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Kami katakan kepada pengadilan bahwa masalah yang seharusnya memicu kerusuhan adalah tuntutan jaksa yang mengkriminalkan istilah dan tindakan yang merupakan inti akidah Islam dan bukan apa yang dilakukan Gazawi,” ujar Ramzi dikutip PIC, Ahad (26/06/2016).

Ramzi mengkhawatirkan dimensi yang luas terhadap keputusan ini. Dia mengingatkan, ada banyak orang yang sedang diperiksa seputar masalah takbir di masjid al-Aqsha.

“Keputusan ini merupakan lampu hijau dari pengadilan israel untuk mengajukan tuduhan pada siapa saja yang diperiksa sebelumnya berkaitan dengan masalah ini.”

Karena itu, Ramzi menilai bahwa keputusan pengadilan ini adalah keputulan politis semata dan tidak ada hubungannya dengan hukum.

Tahanan Termuda

Pengadilan Tinggi Penjajah Zionis di al-Quds (Yerusalem) pada hari Ahad (26/06/2016) menunda pengadilan atas Syadi Farah, bocah berusia 12 tahun asal al-Quds yang menjadi tawanan terbuka di dunia, sampai pada tanggal 7 September 2016 yang akan datang.

Disebutkan bahwa Syadi berasal dari desa Kafer Aqab di al-Quds. Bocah ini ditahan sejak lebih dari enam bulan yang lalu. Pihak penjajah Zionis menahannya dengan dalih-dalih dan klaim-klaim dusta. Dia dituduh berniat melakukan aksi penikaman yang ditemani oleh rekannya bernama Ahmad Za’tari.

Sebelumnya ayah Syadi menegaskan bahwa anaknya mengalami penyiksaan dari para petuga interogasi, meskipun dia masih kecil. Karenanya, pihaknya mendesak Syadi segera dibebaskan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Masjidil AqshapalestinatakbirZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis, UEFA 2016 dan Napoleon Bonaparte [2]
Tulisan selanjutnya Ramadhan Makin Habis, Masjid Ini Diakui Makin Laris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?