Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan di Mancanegara

Semarak Ramadhan di Whitechapel-London Timur

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Juni 2016 20:33 8:33 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Juni 2016 20:33
Bagikan
Saat berbuka puasa di Masjid Raya London Timur.
Bagikan

HANYA dalam waktu sekitar 20 menit aula di sebelah kiri ruang shalat utama di Masjid Raya London Timur (East London Mosque), Whitechapel, langsung terisi oleh tak kurang dari 500 orang.

Sebagian besar memang warga Inggris. Tapi ada juga yang berasal dari Mesir, Somalia, Nigeria, Malaysia, Singapura, Indonesia, India, Pakistan, Bangladesh, dan beberapa negara lain.

Pengurus masjid menyebutnya sebagai “buka puasa internasional” karena mereka berasal dari berbagai negara. Seorang relawan yang biasa membantu kegiatan masjid mengatakan ini adalah “buka puasa komunitas dunia”.

Mereka duduk lesehan menanti adzan Maghrib. Di hadapan mereka: kurma, air putih, nasi biryani hangat (biasanya dicampur daging ayam atau kambing), dan buah segar yang terdiri dari anggur dan semangka.

Setelah beberapa lama menunggu, terdengar suara adzan, yang menandakan berakhirnya puasa panjang. Sebab, Ramadhan tahun ini, seperti halnya tahun lalu, jatuh pada musim panas.

Baca Juga

Gadis Timor Leste Masuk Islam, Direstui Kedua Orang Tuanya yang Katolik
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
Seluruh Sopir Taksi Dubai Diberi Uang Bonus Ramadhan

“Ini buka puasa pertama saya di East London Mosque… enak suasananya,” kata warga London yang baru tiba dari Malaysia, seperti disiarkan BBC, Senin (27/6/2016).

London, meski berstatus sebagai kota besar, bisa menjadi kota yang membuat “hati menjadi merasa kesepian”. Suasana komunitas seperti yang terlihat di masjid ini bisa menjadi obat.

Makanan berbuka disediakan secara cuma-cuma dan berasal dari donasi masyarakat.

Imam masjid, Sheikh Abdul Qayum, mengatakan mereka yang mampu sangat dianjurkan untuk memberi makanan berbuka puasa, terutama bagi orang-orang yang sangat memerlukan.

“Jika Anda diberi kelonggaran untuk menyediakan makanan berbuka puasa, gunakanlah kesempatan itu. Pahalanya akan sangat besar,” kata Qayum dalam tulisan khusus di majalah Ramadan yang diterbitkan East London Mosque.

Suasana Ramadhan yang kental tak hanya terasa di dalam masjid.

Ketika keluar dari stasiun kereta Whitechapel, langsung terlihat aneka promosi Ramadhan, misalnya restoran menawarkan paket berbuka puasa dan menempatkan meja-meja khusus berisi makanan yang dijual untuk dibawa pulang.

“Ini khusus selama Ramadan saja karena memang biasanya permintaan lebih banyak dari hari-hari biasa,” kata penjaga restoran Diana Fish and Chips.

Restoran ini utamanya memang menjual ikan dan kentang goreng, tapi juga ada ayam goreng, ayam bakar, samosa, dan kebab. Juga aneka kudapan manis.

 

Umat Muslim di Whitechapel, London Timur.
Umat Muslim di Whitechapel, London Timur.

 

Tak jauh dari restoran Diana, hanya berjarak 15 meter saja, ada restoran Feast and Mishti, yang menyediakan lebih banyak alternatif.

Beberapa orang antre untuk membeli ayam goreng dan ayam panggang dalam aneka porsi. Satu ayam utuh -yang siap santap- dijual £5 atau sekitar Rp95.000, sementara yang potongan kecil dijual £2.

“Saya ingin ayam utuh satu,” kata seorang ibu berkerudung.

Di belakangnya terdapat tak kurang dari enam orang yang antre. Mereka tampaknya baru saja pulang kerja jika menilik dari pakaian formal yang dikenakan.

Kembali ke soal puasa panjang, yang kurang lebih berdurasi selama 19 jam, salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh warga non-Muslim adalah bagaimana bisa kuat tanpa makan atau minum selama 19 jam?

Untuk pertanyaan ini Wali kota London, Sadiq Khan, yang Muslim, mengatakan dalam tulisan di koran The Guardian, “Kadang kita dibuat takjub dengan kemampuan tubuh kita.”

Dengan kata lain, Khan ingin mengatakan bahwa berpuasa 18,5 hingga 19 jam sebenarnya tak seberat yang dibayangkan.

Bagi Pak Wali Kota, yang berat bukan soal menahan makan tapi soal kopi. Ia mengakui sebagai peminum kopi dan sering kali kopi menemaninya saat menghadiri pertemuan.

“Makanya untuk menyesuaikan diri saya sudah mengurangi asupan kopi sebelum Ramadhan tiba,” katanya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:komunitas muslim whitechapellondon timurRamadhan 1437 H
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu Ucapkan Terima Kasih Wapres AS Joe Biden Dukung Normalisasi Hubungan Israel-Turki
Tulisan selanjutnya Bentrokan di Masjidil Aqsha, Belasan Muslim Terluka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Ramadhan di Mancanegara

70.000 Jamaah Berkumpul di Masjid Al-Aqsha untuk Shalat Jumat Terakhir di Bulan Ramadhan

9 Mei 2021 11:22
Ramadhan di Mancanegara

Hadapi Gelombong Kedua Covid-19, Mesir Melakukan Penguncian jelang Hari Raya Idul Fitri

6 Mei 2021 14:00
Ramadhan di Mancanegara

Usia 72 Tahun Tak Halangi Nenek Ini Khatam Al-Quran Meski Gunakan Kaca Pembesar

30 April 2021 10:59
Ramadhan di Mancanegara

Bek Leicester City Berterima Kasih pada Lawan Main setelah Diizinkannya Berbuka Puasa

28 April 2021 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?