Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CAIR: Dikriminasi Warga Muslim di AS Meningkat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juli 2003 09:34 9:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juli 2003 09:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meski AS selalu menyebut diri sebagai kampiun demokrasi dan sponsor liberalisme, toh faktanya, rakyat di negara ini masih terus melakukan diskriminasi terhadap warga Islam.

Laporan CAIR (The Council on American-Islamic Relations), lembaga yang memperjuangkan hak-hak warga muslim AS, Rabu, (16/7/2003) kemarin melaporkan; teror, intimidasi dan tindakan anti-Islam yang menimpa warga Islam di AS meningkat 15 persen semenjak serangan 11 September 2001 hingga kini.

Menurut catatan CAIR yang disampaikan dalam laporan tahunan ke-8 CAIR kemarin, kategori diskriminasi saja, yang masuk tercatat dalam laporan menunjukkan 602 angka aduan pada 2002.

CAIR menunjukkan, peristiwa ini merupakan dampak dari kebijakan FBI dan pemerintah AS yang selalu mengaitkan orang Islam dengan USA Patriot Act. Sejak tahun 2002, sikap kebencian dan serangan terhadap institusi dan lembaga Islam terus meningkat. Dari 28 kasus yang terjadi pada tahun 2000 meningkat menjadi 481 pada 2001.

Laporan CAIR menunjukkan, pada bulan Maret 2002. FBI intimidasi dengan cara melakukan penggeledahan aktivitas keseharian mereka, bahkan termasuk melakukannya di tempat-tempat umum bahkan jalan raya. Bulan Desember 2001, tiga lembaga Islam ditutup pemerintah AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan lalu, beberapa lembaga Islam-Amerika termasuk Institut Pemikiran Islam (IIIT) ditutup. Beberapa orang melakukan gugatan pada tv CBS sebilai 80 juta USD karena telah menuduh mereka memiliki hubungan dengan pemimpin al-Qaidah, Usama Bin Ladin.

Tahun 2002 beberapa keluarga dan pengusaha muslim di Virginia dan Georgia, diharuskan memiliki kartu visa ‘khusus’ dan ditanyai dengan segala hal yang memiliki hubungan dengan Iraq.

Catatan CAIR juga menunjukkan meningkatnya kebencian tokoh-tokoh Kristen menyerang Islam. Diantaranya, pemimpin Kristen Evangelis Franklin Graham, Jerry Falwell dan Pat Robertson.

Beberapa kejadian buruk yang banyak menimpa warga muslim AS terjadi di California, Florida, Virginia, New York, Ohio, Michigan, Texas, dan Maryland.

“Lebih dari beberapa tahun, setiap hari pengalaman buruk menimpa warga Islam di sekolah, tempat kerja, air port…,” ujar CAIR Research Director, Dr. Mohamed Nimer. (bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Berkuasa dan Oposisi Dukung Syariah Islam di Sudan
Tulisan selanjutnya AS Jalankan Hukum Rimba di Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?