Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Meneropong Peradaban Dunia Pada Zaman Kuno

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Februari 2023 16:40 4:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Februari 2023 18:15
Bagikan
Islam ditakdirkan untuk menciptakan peradaban yang membentang dari satu ujung dunia ke ujung lainnya, bahkan ketika Barat dalam keadaan ‘gelap-gulita’
Bagikan

Hidayatullah.com — Mari kita putar sejenak waktu ke berabad-abad silam, yakni di masa sekitar 3 ribu tahun sebelum Masehi. Ketika itu peradaban manusia masih kuno.

Jangan bayangkan pada masa itu hanya terdapat satu peradaban saja. Menurut catatan Charles Seignobos, sejarawan asal Prancis yang banyak meneliti asal usul peradaban manusia sejak zaman dahulu kala dalam bukunya Sejarah Peradaban Dunia Kuno, pada masa itu manusia sudah memiliki banyak peradaban.

Sebutlah, misalnya, peradaban Mesir yang berpusat di lembah Sungai Nil. Peradaban ini tumbuh di tanah subur yang membentang di sepanjang kedua sisi sungai dan tertutup oleh pegunungan di kedua sisinya. Ketika itu, sekitar 3 ribu tahun sebelum masehi, Mesir benar-benar sebuah oasis di tengah padang pasir Afrika.

Menurut Seignobos, Mesir adalah peradaban tertua di dunia. Di negeri ini berdiam sekitar 5,5 juta jiwa, jumlah yang sangat banyak untuk peradaban di zaman kuno. Masyarakat di sana menanam gandum dan kurma, serta berbagai jenis kacang-kacangan. Mereka juga beternak unggas.

Peradaban kuno yang lain adalah Khaldea. Peradaban ini muncul di antara Sungai Tigris di timur dan Sungai Eufrat di barat. Wilayah di sepanjang tepian kedua sungai ini biasa juga disebut Mesopotamia.

Baca Juga

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Hubungan Agama dan Sains
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Amerika dan Perang Salib Baru?
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

Karena letaknya di antara dua sungai, dataran Khaldea tentu sangat subur. Bahkan, menurut Seignobos, tanah Khaldea paling subur di seluruh dunia pada masa itu. Gandum, barley, dan pohon kurma banyak dijumpai di sana.

Selama berabad-abad –mungkin sama panjangnya dengan Mesir– Khaldea menjadi tempat tinggal berbagai jenis ras. Ada ras Turanians yang berkulit kuning mirip Cina dan datang dari timur laut; ras Etiopia yang berkulit coklat tua dan datang dari timur; serta ras Semit yang berkulit putih dan datang dari utara.

Ada pula peradaban Assyria yang terletak di pegunungan bagian belakang Khaldea dan di aliran Sungai Tigris. Negeri ini juga subur, tetapi terpotong oleh bukit-bukit dan batu-batu. Di musim dingin, negeri ini dihujani oleh salju, sedang pada musim panas negeri ini ditimpa badai. Bangsa Assyria sendiri adalah ras pemburu. Dalam banyak relief, mereka kerap digambarkan seperti tentara bersenjatakan busur dan tombak.

Ada lagi peradaban Babilonia yang terletak di Irak pada masa sekarang. Peradaban ini menggantikan negeri Assyria yang sudah hancur di masa Khaldea kuno. Kekaisaran Babiloia sering disebut juga Kekaisaran Khaldea Kedua. Bangsa Babilonia ini juga piawai dalam berperang. Mereka berhasil menundukkan Susiania, Mesopotamia, Suriah, Yordania, dan juga Baitul Maqdis.

Pada perkembangan selanjutnya Babilonia menjadi bangsa yang kuat. Raja mereka yang paling kuat adalah Nebukadrezar. Mereka menghancurkan Yerusalem atau Baitul Maqdis pada tahun 586 SM. Namun, pada tahun 538 SM, mereka dihancurkan oleh Persia.

Peradaban lainnya adalah Arya di India. Peradaban ini menjadi cikal bakal peradaban Slavia di Rusia, Teuton di Jerman, Celtic di Irlandia, bahkan juga peradaban Yunani dan Italia Selatan. Pada awalnya bangsa ini tinggal di sebelah barat laut India, baik di Pegunungan Pamir, atau di stepa-stepa Turkistan (Rusia), lalu menyebar ke segala arah termasuk Jerman.

Peradaban selanjutnya adalah Persia. Peradaban ini menyebar di antara Sungai Tigris dan Indus, Laut Kaspia dan Teluk Persia, serta terbentang di negeri Iran. Wilayahnya luas, namun sebagian tandus. Penduduknya berasal dari ras Arya, suka mengembala, namun suka pula berperang, dan pada awalnya menyembah matahari. Pada perkembangannya, Persia berhasil menyatukan banyak bangsa dari Timur seperti Assyria, Media, Khaldea, Yahudi, Fenisia, Suriah, Ledia, Mesir, hingga India.

Ada lagi peradaban Fenisia yang terletak di antara Laut Suriah dan dataran tinggi Lebanon; kemudian peradaban Yunani yang awalnya hanya negara kecil seluas 20 ribu mil persegi.

Yang tak kalah penting adalah Bangsa Romawi yang kelak menjadi penguasa dunia bersama Persia. Bangsa ini, menurut para arkeolog dunia yang melakukan analisa genetik, berasal dari tiga bangsa berbeda. Satu di antaranya –dan ini yang terbesar– menurut Manshur Abdul Hakim dalam bukunya Bangsa Romawi dan Perang Akhir Zaman, berasal dari Timur Tengah atau Timur Dekat.

Hal ini sejalan juga dengan pendapat para sejarawan Arab yang meyakini bahwa Bangsa Romawi berasal dari keturunan Esau bin Ishaq bin Ibrahim. Sebagaimana diketahui, Nabi Ishaq dan istrinya Ribka memiliki dua anak laki-laki, yakni Esau dan Ya’qub.

Esau, atau Easo, atau al-Aish, atau Abu ar-Ruman (nenek moyang bangsa Rum) memiliki keturunan bangsa Romawi dan Yunani Kuno, yakni orang-orang Eropa, Amerika, Australia, dan Kanada. Sedang Nabi Ya’qub, yang dikenal juga dengan sebutan Israil, memiliki anak keturunan yang disebut Bani Israil. Keturunan Nabi Ya’qub inilah yang akan banyak dikupas dalam tulisan-tulisan selanjutnya.*/Mahladi Murni

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:peradabanPilihan Redaksisejarah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nyasar, Dua Wanita Non Muslim Masuk Halaman Masjid Nabawi
Tulisan selanjutnya Ganja Terlarang di Pusat Pelacuran di Amsterdam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

2 Juli 2026 12:14
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

25 Juni 2026 17:06
Artikel

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

16 Juni 2026 16:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?