Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ghazwul Fikr

‘Ustadzah’ Selebritis dan Destruksi Ke-faqih-an

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Mei 2018 15:46 3:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Mei 2018 15:34
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muh. Nurhidayat

 

SEORANG gadis muslimah berhijab dikabarkan menjalin hubungan pra-nikah secara tidak syar’i dengan seorang lelaki selebritis olahraga. Meskipun tidak mengakui telah berpacaran, namun rekaman video kedekatan mereka sewaktu makan di restoran, telah diunggah ke sebuah akun medsos. Dikabarkan, kedekatan hubungan tersebut direstui oleh ibu dari sang gadis, yaitu seorang ‘ustadzah’ selebritis. Dan si ‘ustadzah’ dikenal selalu memakai hijab syar’i yang dilengkapi cadar.

Sejak beberapa tahun terakhir, hijab (termasuk hijab bercadar) telah dijadikan sebagai busana populer di kalangan muslimah Indonesia. Begitu populernya, hijab tidak hanya dipakai oleh para muslimah shalehah saja, namun juga oleh perempuan yang belum menjalankan ajaran agamanya dengan baik. Sehingga tidak mengherankan, jika banyak gadis muslimah berhijab, meskipun rata-rata hijab yang dipakai mereka juga bukan hijab syar’i) yang berpacaran.

Kabar tentang anak gadis dari seorang ‘ustadzah’ yang diduga berpacaran menunjukkan adanya destruksi ke-faqih-an di tengah masyarakat. Selain dianggap merusak citra para muslimah shalehah berhijab syar’i, sikap permissive ‘ustadzah’ juga dapat menghancurkan reputasi para ustadzah beneran. Mengapa demikian?

Baca Juga

Amerika dan Perang Salib Baru?
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!
Tuduh Islam Kaku, Dokter Muda Kristen Ini Terbungkam saat Dengar Hujjah Buya Hamka
Syubhat Seputar Al-Qur’an: Benarkah Ada 2 Surah yang “Hilang”?

Sebelumnya, tidak pernah dijumpai adanya muslimah memakai syar’i bercadar, apalagi berstatus sebagai ustadzah, yang membiarkan anak gadisnya berpacaran.

Fenomena destruksi ke-faqih-an ditandai dengan munculnya para ‘ustadz’ maupun ‘ustadzah’ selebritis di Indonesia. Destruksi ke-faqih-an dapat diartikan sebagai penghancuran nilai-nilai ke-faqih-an di tengah khalayak.

Ke-faqih-an dikenal sebagai pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran Islam. Seseorang dikatakan sebagai “faqih” ketika ia mengetahui, memahami, dan tentu saja melaksanakan ajaran Islam dengan baik.

Hijab tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam secara umum. Sehingga seorang yang faqih tentu dikenal mengetahui, memahami, serta melaksanakan aturan tentang hijab dengan baik.

Baca: MUI Akui Keluarkan Surat Klarifikasi “Waspada terhadap Ustad

Contoh lain fenomena destruksi ke-faqih-an adalah munculnya seorang selebritis perempuan, yang tiba-tiba dijadikan sebagai ‘ustadzah’ oleh para penggemarnya. Dulunya ia dikenal sebagai model berpakaian minim. Sejak berstatus sebagai ‘ustadzah’, ia dilihat konsisten berhijab secara syar’i di hadapan publik. Bahkan tiba-tiba pula ia dikabarkan bercadar.

Namun demikian, meskipun telah berstatus sebagai ‘ustadzah’ dan berhijab syar’i, ia belum meninggalkan kebiasaannya ber-khalwat dengan lelaki non-mahram. Bahkan secara terbuka ia dianggap sengaja memperlihatkan khalwat tersebut melalui postingan-postingan foto di akun medsos. Khalwat masih dilakukannya dengan beberapa lelaki secara bergantian.

Lelaki non mahram pertama yang diberitakan sedang ber-khalwat dengan si ‘ustadzah’ adalah seorang pekerja pendukung karier para selebritis. Mereka disyuting kamera infotainmen sedang makan berduaan di sebuah restoran. Keduanya dilihat tidak canggung di depan kru infotainmen, bahkan dianggap cenderung menunjukkan kemesraan.

Si ‘ustadzah’ selebritis sempat digosipkan khalayak akan dijadikan sebagai istri muda lelaki tersebut. Namun gosip itu disangkal olehnya. Berdasarkan kabar yang beredar di kalangan praktisi infotainmen, si lelaki sempat dimarahi, bahkan hampir diceraikan istrinya yang sah, akibat seringnya ia dipergoki ber-khalwat dengan si ‘ustadzah’.

Beberapa waktu kemudian, si ‘ustadzah’ dikabarkan telah putus hubungan dengan si lelaki yang telah beristri itu. Namun ia kembali sering dilihat khalayak sedang ber-khalawat mesra dengan seorang selebritis lelaki yang juga bukan mahram-nya di tempat publik. Mereka berdua pun dikira khalayak sedang berpacaran, karena dilihat begitu mesra. Malah mereka juga digosipkan akan segera menikah. Anggapaan khalayak dianggap wajar, mengingat si ‘ustadzah’ diketahui sebagai janda, sementara si lelaki belum memiliki istri meskipun usianya sudah tidak muda lagi.

Sewaktu diwawancarai kru infotainmen, di samping si lelaki teman khalwat-nya, ia menyangkal anggapan khalayak bahwa mereka sedang berpacaran, apalagi akan melangsungkan pernikahan. Menurutnya, si lelaki sedang dibimbingnya.  Si lelaki diketahui meminta bimbingan agama dari si ‘ustadzah’.

Tidak berapa lama kemudian, ia dikabarkan juga putus hubungan dengan si selebritis lelaki tersebut. Tetapi si ‘ustadzah’ kerap dipergoki ber-khalwat dengan selebritis lelaki lainnya yang telah beranak-istri. Ia pun diketahui sering meng-upload foto selfie yang memperlihatkan kemesraan mereka pada akun medsos. Sehingga muncul kabar yang ber-seliwer-an di kalangan netizen, bahwa si ‘ustadzah’ telah dinikahi secara sirri. Bahkan si ‘ustadzah’ diberitakan telah hamil dari pernikahan sirri tersebut.

Belakangan diketahui, bahwa ‘ustadzah’ tersebut memanag telah menikah secara sirri dengan lelaki yang telah beranak-istri tersebut. Diberitakan pula, ia juga telah melahirkan seorang bayi dari pernikahan sirri tersebut. Ia pun dituduh sebagai pelakor oleh istri dari lelaki yang menikahinya secara sirri itu. Bahkan si lelaki yang menikahinya secara sirri tersebut dituntut cerai oleh istri sahnya di mata agama dan hukum positif.

Baca: Komunitas Sedekah Motor Dai Lovers

Si ‘ustadzah’ yang sering dipergoki ber-khalwat dengan beberapa lelaki non-mahram, apalagi juga menikah sirri dengan lelaki beranak-istri, adalah contoh yang menunjukkan bahwa destruksi ke-faqih-an semakin menggerogoti umat. Sebelumnya tidak ditemukan ada seorang ustadzah yang melakukan kemaksiatan. Apalagi kemaksiatan itu dilakukan secara terang-terangan. Khalwat sendiri oleh agama Islam dinilai sebagai kemaksiatan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka janganlah seorang laki-laki ber-khlawat (berduaan) dengan seorang perempuan yang tidak disertai mahram-nya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syetan.” (HR. Ahmad)

Khalwat yang dilakukan si ‘ustadzah’ telah dianggap merusak citra para ustadz dan ustadzah beneran. Para ustadz dan ustadzah sungguhan dikenal sangat memperhatikan masalah hijab. Khalwat dengan seorang lawan jenis yang bukan mahram, tidak akan dilakukan oleh mereka, karena perilaku tersebut dinilai sebagai sarana mendekati zina yang dilarang agama.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra : 32)

Selain itu, Perbuatan si ‘ustadzah’ juga dinilai merusak citra para muslimah shalehah yang berhijab syar’i. Para muslimah yang berhijab syar’i beneran, dikenal senantiasa berusaha menjaga ketaqwaan mereka kepada Allah subhanahu wata’ala dan rasul-Nya. Karena dikenal sebagai pemakai hijab syar’i, mereka senantiasa menjaga diri dan kehormatannya agar tidak berniat, apalagi sampai melakukan hal-hal yang dilarang agama.

Bagi para muslimah shalehah yang berhijab syar’i, melakukan hal-hal terlarang dianggap sebagai bentuk kedurhakaan kepada-Nya. Mereka dikenal sangat takut terhadap ancaman bagi orang yang durhaka kepada-Nya.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Katakanlah (Muhammad): ‘Aku benar-benar takut akan azab hari yang besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku.” (QS. Al An’am : 15).* >>> (Bersambung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:artiscadardestruksifaqihhijabjilbabKefaqihanMuslimahSelebritisustadz
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agenda Kemenag Sidang Isbat 1 Ramadhan Selasa Sore ini
Tulisan selanjutnya Anwar Ibrahim Diperkirakan akan Bebas Hari Rabu Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 2)

25 Juni 2025 15:30
Ghazwul Fikr

Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 1)

25 Juni 2025 14:09
ArtikelGhazwul Fikr

Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

22 November 2023 12:10
ArtikelGhazwul Fikr

6 Narasi Sinisme Perjuangan Palestina = Propaganda Zionis

10 November 2023 16:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?