Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Hidayatullah dan Kebangkitan 2045

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 September 2021 15:38 3:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 September 2021 15:38
Bagikan
Bagikan

Oleh: Nursyamsa Hadis

Hidayatullah.com | ALHAMDULILLAH  Musyawarah Majelis Syura (MMS) dan rangkaiannya yang berlangsung selama tiga hari sejak Ahad hingga Selasa malam, 20-22 Muharram 1443 H,  telah berakhir. MMS merupakan forum yang dipimpin oleh Pemimpin Umum Hidayatullah yang diantara kewenangannya; membahas dan/atau memutuskan hal-hal yang strategis dalam rangka mencapai visi Hidayatullah dan mengesahkan peraturan organisasi (PO).

Peserta MMS adalah Pemimpin Umum dan anggota; Majelis Penasihat, Dewan Pertimbangan, Dewan Mudzakarah, Dewan Murobbi Pusat serta pengurus harian Dewan Pengurus Pusat. KH Abdurrahman Muhammad dalam sambutan pembukaan acara, sebagai Pemimpin Umum Hidayatullah,  menyampaikan bahwa pada perjalanan setengah abad Hidayatullah ke depan hendaknya pada 2045 Hidayatullah telah tumbuh menjadi entitas yang berpengaruh dalam pergaulan keumatan dan kebangsaan di Indonesia.

Pertanyaannya hal apa sajakah yang mesti mendapat perhatian pegiat Hidayatullah agar target 2045 Pemimpin Umum tersebut tercapai?

Merespon harapan tersebut Ketua Umum pertama DPP Hidayatullah KH Abdurrahman menyampaikan empat hal yang perlu mendapat perhatian. Pertama, kemenangan yang diantara bentuknya kemampuan mempengaruhi  sepenuhnya adalah otoritas Allah.  Dengan demikian yang perlu mendapat perhatian serius adalah penuhi syarat-syarat yang dapat mengundang datangnya kemenangan itu.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Internalisasi dan memanifestasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah merupakan hal mutlak yang harus tergambar dalam kegiatan kader Hidayatullah. Ini syarat mutlak yang harus terpenuhi. Tidak cukup dengan itu, kader juga berkewajiban mentrasformasikannya ke umat yang pada gilirannya seluruh gerak aktifitas umat menggambarkan jati dirinya sebagai orang-orang yang tunduk takut dan taat kepada-Nya saja.

Kader Hidayatullah hendaknya berusaha sekuat tenaga merakit potensi-potensi  umat diantaranya dengan menjalin silaturrahim intensif dengan ormas-ormas Islam serta elemen lainnya dimana pada momentum itu kader menyampaikan gagasan-gagasan dasar yang Hidayatullah  cita-citakan.

Kedua, pemimpin cerdas. Pemimpin Hidayatullah pada semua level hendaknya memiliki pisau analisis yang tajam dalam membedah persoalan-persoalan yang dihadapi oleh umat dan bangsa. Dinamika kehidupan bergerak cepat. Pemimpin harus cerdas mengelolanya. Pemimpin Hidayatullah hendaknya terus belajar dan belajar untuk meningkatkan wawasan dan kompetensinya. Seharusnya Ketua DPD misalnya, menjadi mitra dialognya Bupati Walikota tanpa rasa canggung.

Ketiga, logistik yang kuat. Allahuyarham KH Abdullah Said pernah mengingatkan bahwa logistik atau ekonomi merupakan urat nadinya perjuangan. Oleh karena itu sektor ini hendaknya secara simultan mendapat perhatian yang sama dengan sektor-sektor lainnya.

Hidayatullah segera mengeksplorasi bidang-bidang ekonomi yang bisa dikembangakan. Keterbatasan tenaga internal dibidang ini diatasi melalui pendekatan profesional dengan rekrutmen.

Kecenderungan bisnis potensial era millenial  dan industri kreatif perlu dicermati oleh bidang ekonomi yang kira-kira potensial untuk menambah penghadilan organisasi. Unit ekonomi yang sudah terkelola dengan baik terus dikembangkan sampai merata secara nasional.

Potensi ekonomo setiap daerah perlu ada data base yang secara terpilih bisa ditindaklanjuti dengan menghadirkan show room produk-produk daerah di Jakarta. Tidak kalah pentingnya dunia bisnis Hidayatullah mengakrabkan diri dengan kemajuan teknologi. E-comerce Hidayatullah walau masih bersinergi dengan entitas lain, merupakan sebuah terobosan elegan yang patut diapresiasi.

Keempat, membersamai umat. Sebagai ormas, Hidayatullah harus menerjunkan kader-kadernya ke tengah-tengah umat. Hidayatullah harus bersenyawa dengan umat baik dalam suka dan dukanya.

Kader yang bergelut dengan persoalan umat dengan sendirinya akan terujikan daya tahan kekaderannya. Kesabarannya teruji. Ibadahnya teruji. Kepemimpinannya teruji. Kedewasaannya akan terbentuk secara alamiah.

Selain itu dengan kehadiran mereka sebagai problem solver umat maka Hidayatullah akan bertahta di hati umat. Dengan demikian, insyaa Allah Hidayatullah secara perlahan tapi pasti akan menjadi elemen berpengaruh pada semua dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara.*

Penulis, pegiat perubahan sosial

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HidayatullahMusyawarah Majelis Syuraormas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasil Tes Terbaru Pasien No.1 Ebola Pantai Gading Negatif
Tulisan selanjutnya Vaksin Zifivax Ketua DPD RI Minta BPOM Berbesar Hati Dukung Vaksin Nusantara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?