Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Sekilas Dzurriyah Rasulullah (Almarhumah) Syarifah Aida “Khirid”, Istri Pendiri Hidayatullah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 September 2021 14:50 2:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 September 2021 08:30
Bagikan
Ustadzah Aida Chered, istri dari Pendiri Hidayatullah KH Abdullah Said, wafat pada hari Jumat (17/09/2021) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Bagikan

Oleh: Habib  Abu Umar*

Hidayatullah.com | DI sela-sela ceramah takziyah atas wafatnya istri Pendiri Hidayatullah, Ustadzah Aida Chered, Ustadz Amin Mahmud –hafidzahullah– mengingatkan jamaah agar tidak salah baca ketika menyebut kata Chered.

“Bacanya khered, bukan cered,” tegas sang ustadz yang disampaikan bakda shubuh di Masjid Ar-Riyadh, Kampus Hidayatullah UmmulQura, Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu, 11 Shafar 1443 H(18/09/2021).

Agaknya beliau mengingatkan hal itu lantaran masih ada sebagian santri bahkan ustadz yang membaca “cered“, bukan “khered“.

Kesalahan baca terhadap kata “Chered“, boleh jadi  karena penutur telah mendengar dari orang lain yang dianggap kredibel, atau sekadar menebak-nebak dengan mentransliterasi sendiri. Persoalan ini perlu diseriusi, karena kesalahan transliterasi ini bisa mengakibatkan perubahan arti kata, atau menghilangkan artinya. Dan ini merupakan salah satu problematika transliterasi di Indonesia.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Memang terdapat kecenderungan di sebagian masyarakat untuk mentransliterasi huruf huruf Arab semampunya saja, padahal sebenarnya  pemerintah sudah menerbitkan Pedoman Transliterasi melalui Kementerian Agama tahun 1987, agar menjadi acuan dalam transliterasi huruf huruf Arab tersebut.

Pertanyaannya, jika kata “Chered” berasal dari bahasa Arab, maka bagaimana penulisan aslinya, dan apa arti “Chered” itu sendiri?

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya teringat dengan sebuah buku berjudul “Al-Mu’jamul Latif”. Sebuah buku unik karangan Muhammad Asy-Syatiry, dicetak tahun 1986 di Arab Saudi. Buku itu mencatat sekitar 180 fam keluarga Arab di Hadramaut yang jalur nasabnya terhubung ke Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Salah satu dari fam keluarga itu adalah keluarga Chered atau khered (baca:Khirid). Menurut Asy-Syatiry bahwa bacaan atau penyebutan yang benar terhadap kata Khirid adalah Kharid, bukan Khirid. Hanya saja kebanyakan orang-orang di Hadramaut lebih terbiasa menyebut Khirid.

Keluarga Khirid adalah keturunan Alawi Khirid bin Muhammad Humaidan bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah Ba Alawi. Gelar Khirid (baca: Kharid) berasal dari nama sebuah gua di sebuah gunung di lembah Aqrun, Yaman Utara. Alawi Khirid menjadikan gua itu sebagai tempat bertahannuts selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Kegiatan tahannuts itu bertujuan agar dirinya lebih konsentrasi mengerjakan dua jenis ibadah, yaitu tafakkur hati dan pikiran serta ibadah ibadah amaliyah jasmaniyyah.

Baca: Innalillahi… Istri Pendiri Hidayatullah Ustadzah Aida Chered Berpulang ke Rahmatullah

Lebih jauh mengenai nasab keluarga Khirid, sesungguhnya kelanjutan nasab itu tersambung kepada Alawi Al Gayur bin Al Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alawi bin Muhammad bin Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa bin Muhammad An-Naqib bin Ali al-Uraidhy bin Ja’far As-Shadiq bin Muhammad Al Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Thalib; Suami Fatimah bin Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Ibunda Aida Khirid sesungguhnya satu di antara  anak cucu keturunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Almarhumah Aida adalah syarifah ahlul bait Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Dalam dirinya ada unsur Khadijah, Fatimah, Ali bin Abi Talib radhiallahuanhum ajma’in, sosok-sosok sabar, zuhud, tawadhu, serta kokoh dan tegar dalam mengemban amanah perjuangan Islam.

Mencintai ahlul bait adalah bagian dari prinsip ajaran ahlus sunnah wal jama’ah. Sehingga Abu Bakr As Siddiq mengatakan:

“Demi Allah, aku lebih menyukai menyambung tali silaturahim dengan kerabat Muhammad daripada dengan keluarga sendiri”. (H.R Muslim, No 1759)

Baca: Selamat Jalan Ustadzah Aida Chered, Ibu Para Kader Hidayatullah

Selamat jalan Ibunda Aida menuju surga-Nya. Selamat berjumpa dengan moyangmu yang termulia, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, berjumpa dengan orang -orang shaleh yang engkau cintai di keabadian sana. Terima kasih telah menjadi teladan yang baik buat kami semua. Terima kasih!*

  • Penulis adalah dai di Balikpapan
Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aida CheredHidayatullahketurunan Nabi MuhammadSyarifahtransliterasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya penembakan tangerang Ustadz Ditembak Usai Shalat Berjamaah, Nyawanya Tak Tertolong, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tulisan selanjutnya Menparekraf Sandiaga Ajak Umat Islam Turut Menjaga Pariwisata Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?