Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Sidogiri ‘Mematahkan’ Dr Said Aqil

Bambang S
Terakhir diupdate: 12 April 2016 13:07 1:07 pm
Bambang S
Dipublikasikan 12 April 2016 13:07
Bagikan
Bagikan

KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU, dikenal sering melontarkan pemikiran kontroversial. Misalnya, ia menyamakan antara Sunni dengan Syiah. Perbedaan keduanya, katanya, hanya furu’iyah alias bukan pokok.

Pemikiran nyeleneh Said Aqil itu membuat resah umat Islam, bahkan juga di kalangan NU sendiri. Di antara yang resah itu adalah Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur. Keresahan itu kemudian mendorong para kiai di pesantren yang terbilang tertua di NU ini menulis buku berjudul Menolak Pemikiran KH Said Aqil Siroj.

Sesuai judulnya, buku ini meng-counter pemikiran Said. Tentu dengan hujjah dan argumentasi yang kuat. Umpamanya soal pandangan Said tentang Syiah, menurut buku ini jelas bertentangan dengan realita dan pendapat seluruh ulama ahlusunnah wal jamaah (h 66). KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU, sudah menegaskan bahwa Syiah itu sesat dan bukan bagian dari ahlusunnah wal jamaah.

Buku ini juga membantah pemikiran Said soal pluralisme (h 76). Said berpendapat bahwa keimanan bukan monopoli umat Islam. Kaum Yahudi, Kristiani, Shabi’in, Budha, Hindu dan Konghucu maupun kepercayaan lainnya. Semua itu umat beriman, sepanjang dalam keyakinan mereka terselip butir-butir keimanan kepada Allah, Tuhan, Sang Hyang Widi atau apa pun namanya.

Menurut Sidogiri, pemikiran Dr Said Aqil itu sulit dinalar secara ilmiah. Ia hanya mengambil penggalan ayat dan meninggalkan penggalan berikutnya. Lalu membuat kesimpulan yang dinilai sesat.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Selain Syiah dan pluralisme, Sidogiri juga menolak 5 pemikiran Said yang lain. Yaitu motif dakwah Nabi, jabariyah, muktazilah, ukhuwah Islamiyah dan syariat Islam.

KH A Nawawi Abd Djalil, pengasuh Sidogiri, seperti di tulis dalam buku ini, secara pribadi sudah mengingatkan Said. Namun menurut KH Nawawi tetap perlu diterbitkan buku untuk mengcounter pemikiran Said Aqil. “Agar bisa dibaca secara seksama oleh masyarakat,” katanya.*

Judul Buku: Menolak Pemikiran KH Said Aqil Siroj

Penerbit: PP Sidogiri

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KH Said Aqil SirojPBNUpondok pesantren Sidogiri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Allah Dulu, Kita Kemudian
Tulisan selanjutnya Raja Salman dan Erdogan Bahas Suriah dan Isu Strategis di Ankara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan

Berita
16 Juni 2026 17:04
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Terbaru

  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?