Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Rekontruksi Terminologi Islam Sesuai al-Quran Non Liberal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2014 09:27 9:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2014 09:27
Bagikan
Bagikan

Oleh: Yan S. Prasetiadi

KABAR terbaru menyebutkan dari jumlah penduduk dunia yang berjumlah seitar 7.021.836.029,  22.43% adalah pemeluk Islam. Ini menunjukkan bahwa Islam menjadi agama tercepat yang berkembang di dunia.

Menulis perkembangan ini, sesungguhnya  Islam merupakan agama kunci di era modern kini.  Namun, jika ditanya apa itu Islam? Maka tertentu beragam jawaban mungkin bisa terlontar.

Sebelum dijawab, tentunya perlu di perhatikan, definisi adalah gambaran sejati sebuah realitas. Definisi itu mesti menyeluruh meliputi semua aspek yang dideskripsikan, dan memproteksi sifat-sifat di luar substansi yang dibahas. Jika hal ini di abaikan definisi akan menjadi liberal, bebas seenak hawa nafsu dan kepentingan.

Lalu sebetulnya apa itu Islam? Jawabnya, Islam adalah agama (ad-dîn) yang diturunkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam untuk mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan dirinya sendiri dan dengan sesamanya. (Dr. Samih Athif az-Zain, Al-Islâm wa Aidiyûlûjiyyah al-Insân, 1982: hal. 66)

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan

Definisi ini mengandung tiga hal penting;

Pertama, Islam sebagai ‘agama yang diturunkan Allah bermakna, semua agama yang bukan berasal dari Allah, tentu bukanlah agama Islam. Seperti ajaran agama buatan manusia, semisal Hindu, Budha, Konghucu, Sintoisme dll. Jadi Islam adalah agama yang diturunkan hanya oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

Kedua, Islam diturunkan ‘kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam’ artinya, segala agama yang disampaikan kepada selain Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam bukanlah agama Islam. Baik yang diturunkan kepada Nabi Isa as, Musa as, atau Nabi dan Rasul yang lain, semuanya bukanlah agama Islam, termasuk agama Kristen, Yahudi dll. Jadi Islam itu merupakan agama yang diturunkan hanya kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam, bukan kepada yang lain.

Ketiga, yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan dirinya sendiri dan dengan sesamanya, merupakan deskripsi komprehensif tentang ajaran Islam, yang meliputi seluruh aspek; mulai dari urusan dunia sampai akhirat; baik yang menyangkut dosa, pahala, surga, neraka; maupun akidah, ibadah, ekonomi, sosial, politik, budaya, pendidikan dan sebagainya.

Hal tersebut berdasarkan penelaahan teradap al-Quran sebagai berikut:

Allah subhanahu wata’ala berfirman:

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imrân [3]: 19).

Ayat ini menjelaskan Islam sebagai agama samawi yang diturunkan Allah kepada manusia. Namun ketika Allah menjelaskan sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam, berarti agama lain, yang pernah diturunkan Allah tidak lagi diakui setelah Islam turun.

Makna itu diperkuat nash:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً

“Hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agama kamu, dan telah Aku cukupkan untuk kamu nikmat-Ku, serta Aku ridhai Islam sebagai agama kamu.” (QS. Al-Mâidah [5]: 3).

Ayat ini menyatakan hanya Islam satu-satunya agama yang diridhai Allah subhanahu wata’ala, sementara yang lain tidak. Ini bisa dimengerti dari mafhûm mukhâlafah (pengertian terbalik) lafadz: Aku ridhai, yang merupakan kata kerja sifat: “Aku ridhai Islam sebagai agama kamu”, yang bermakna: “Aku tidak meridhai selain Islam sebagai agama kamu.”

Pengertian itu kembali diperkuat nash berikut:

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Siapa saja yang mencari selain Islam sebagai agama, sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) darinya, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Ali Imrân [3]: 85).

Ayat ini jelas menyebut kata: Islam sebagai Dîn (agama), sedangkan kata yang sama: Islam tidak pernah digunakan sekali pun oleh al-Quran menyebut nama agama-agama Nabi sebelumnya. Kalaupun disebutkan juga dengan ungkapan yang tidak jelas.

Contoh:

إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَى نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِن بَعْدِهِ

“Sesungguhnya Kami telah mewahyukan kepadamu (Muhammad) sama seperti yang telah Kami wahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi setelahnya. “ (QS. An-Nisâ’ [4]: 163).

“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) untuk mengikuti ‘millah’ Ibrahim yang lurus.” (QS. An-Nahl [16]: 123).

Surat (An-Nisa: 163) di atas adalah ayat bermakna umum, ungkapan: ‘Kami telah mewahyukan’, bisa meliputi akidah (tauhid) dan syariah (sistem); juga bisa meliputi salah satu ataupun keduanya sekaligus. Begitupun ungkapan: ‘mengikuti millah Ibrahim’ (An-Nahl: 123), bermakna umum, yang bisa meliputi dua hal, yaitu akidah dan syariah. Namun jika kedua-duanya yang dimaksudkan, yakni akidah dan syariahnya sekaligus, tentu maknanya bertentangan dengan nas muhkamat (yang jelas maknanya) berikut:

لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجاً وَلَوْ شَاء اللّهُ لَجَعَلَكُمْ

“Untuk masing-masing (ummat) di antara kamu, Kami telah tetapkan aturan dan syari’atnya sendiri-sendiri.” (QS. Al-Mâidah [5]: 48).

Karena itu, pengertian yang tepat:  ‘Kami telah mewahyukan prinsip tauhid yang sama dengan apa yang Kami wahyukan kepada Nuh. Termasuk makna millah Ibrahim adalah: Mengikuti prinsip tauhid Ibrahim yang lurus. Meskipun dalam masalah syariatnya berbeda. Alasannya karena: Masing-masing telah kami tetapkan aturan dan syari’atnya sendiri-sendiri.’

Adapun ungkapan: Aslamtu ma’a Sulaimân (QS. An-Naml: 44), yang dinyatakan oleh Balqis, sama sekali tidak menunjukkan Balqis memeluk agama Islam, atau agama Nabi Sulaiman adalah Islam. Tetapi makna ayat tersebut adalah: Aku tunduk kepada Sulaiman dan agamanya. Sebab, tidak ada indikasi yang menjelaskan maksud tersebut. Antara lain tidak ada lafadz: Islâm dan Din, yang disebutkan dalam konteks ayat tersebut sebagai istilah agama Nabi Sulaiman, sekalipun lafadz: Aslamtu adalah satu akar kata dengan lafadz: Islâm.

Karena tidak selamanya lafadz yang asalnya satu akar kata maknanya sama. Contoh lafadz: Jama’a dengan lafadz: Jimâ’ jelas berbeda maknanya. Jama’a artinya mengumpulkan, sedangkan jimâ’ artinya bersetubuh. Padahal keduanya adalah satu akar kata yang mengikuti wazan yang sama. Disamping itu lafadz: Aslama bisa diartikan: Tunduk dan patuh sebagaimana makna bahasanya. Ini termasuk lafadz: Muslim dan Muslimin. (Hafidz Abdurrahman, Diskursus Islam, 2004)

Alasan lain, pembahasan apakah agama Nabi terdahulu Islam atau tidak sebenarnya merupakan pembahasan akidah yang dijelaskan oleh al-Quran sebagai kisah, atau sesuatu yang realitasnya tidak ada pada saat ini. Sehingga untuk membuktikannya hanya bisa dilakukan melalui nash yang qath’i (pasti), sementara tidak ada satu pun nash qath’i yang menjelaskan pengertian seperti ini. Kecuali dengan teks yang umum: Aslamtu, Muslimîn dan Muslim dan sebagainya. Disamping juga karena tidak disertai indikasi yang bisa menjelaskan pengertian syar’inya, sehingga nas-nas tersebut tidak bisa diartikan dengan maksud memeluk agama Islam.*

Penulis akademisi, tinggal di Purwakarta – Jawa Barat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Channel 10 Zionis Ungkap Rencana Penghancuran Masjidil Aqsha
Tulisan selanjutnya Akun Facebook “Polisi Korup” Diprotes Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Berita
6 September 2026 14:34
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

5 Januari 2023 14:30
ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?