Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Peradaban Melayu Sudah Ada Sebelum Kerajaan Sriwijaya, Tapi Ditutupi Orientalis

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Februari 2023 17:00 5:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Februari 2023 16:50
Bagikan
Guru Besar Peradaban Arab International Islamic University Malaysia (IIUM) spesialisasi Kajian Peradaban Islam Sebelum Masehi, Prof Dr Solehah Yaacob
Bagikan

Hidayatullah.com— Guru Besar Peradaban Arab  International Islamic University Malaysia (IIUM) spesialisasi Kajian Peradaban Islam Sebelum Masehi, Prof Dr Solehah Yaacob mengatakan kesadaran akan warisan sejarah dan peradaban Melayu sangat penting untuk mengembalikan jati diri bangsa Melayu.

“Hal ini juga sangat penting agar anak-anak Melayu tahu bahwa Peradaban Melayu itu hebat tapi ditutupi oleh penjajah,” tegasnya dikutip laman local Malaysia, Samudera.

Ia mengatakan hal itu untuk menjawab pertanyaan mengapa pentingnya orang Melayu sebagai warisan sejarah dan budaya Melayu berkewajiban menghadiri Perayaan Hari Peradaban Melayu yang akan segera digelar di Malaysia.

Ia menjelaskan, faktanya, Peradaban Melayu ini dikenal sebagai Peradaban Champa-Melayu Kuno yang dimulai dari Funan, Thailand Selatan, Aceh hingga seluruh jajaran TitiBangsa/Titiwangsa Semenanjung Malaysia.

“Di mana itu telah diakui oleh sejarah dunia telah muncul sejak 1500 SM, tetapi informasi ini tidak ditemukan dalam buku-buku sejarah kita,” katanya.

Baca Juga

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’

Sementara menurutnya, yang tertulis di buku sejarah baru dimulai sekitar tahun 670 M tentang munculnya Kerajaan Sriwijaya. 

Sedangkan kitab-kitab yang ditulis oleh para Orientalis hanya menceritakan sejarah yang baru dimulai sekitar abad ke-4 Masehi ketika menyebutkan kedatangan bangsa India dari Lembah Indus dan Tiongkok dari Daratan Tiongkok ke Tanah Melayu Dunia.

Padahal,  kata Profesor Solehah Yaacob, Peradaban Melayu  sudah dimulai sejak lama. Pertanyaannya, di mana data dari 1500 SM hingga akhir 1 Masehi?”  

Dijelaskannya lagi, data itu ada tapi sudah dibuang guna menghilangkan identitas orang Melayu.  Akibatnya, generasi Melayu baru tidak mengetahui sejarah nenek moyangnya.

Menurutnya, ini cukup berbahaya, melihat teknologi yang semakin cepat, tentu menenggelamkan siapa diri kita dan realitas nenek moyang kita di bumi. “Saya berharap para pengunjung yang menghadiri Perayaan Hari Peradaban Melayu dapat mengumpulkan fakta dan data sebanyak-banyaknya dari acara tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, Peradaban Melayu Kuno sudah ada sejak lama. Bukti terbaru kawasan pertambangan Sungai Batu sudah ada sejak tahun 788 SM.

Bukti arkeologis ini juga menguatkan pernyataan di atas bahwa 1500 SM, Peradaban Champa-Melayu sudah ada.  Oleh karena itu, mari kita bersama-sama memulai langkah baru untuk mengetahui siapa kakek nenek kita dan apa garis keturunan asli kita.

“Agar tanah yang diinjak bukan milik orang,” tegasnya mengakhiri pembicaraan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIslam MelayuMelayu Nusantaraperadaban melayu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waspada Virus Halus Bernama Riya
Tulisan selanjutnya Dikeroyok Kelompok LGBT, Bima Arya Persilahkan Gugat Perda P4S ke MK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik

Berita
14 September 2026 23:18
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel

15 September 2026 08:23
Berita

Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

14 September 2026 21:09
Anwar Ibrahim Malaysia Hamas
Berita

Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’

14 September 2026 11:39
Berita

Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

14 September 2026 10:33
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?