Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Singapura Desak Masyarakat Melayu Islam Terlibat di Sektor Ekonomi Baru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2016 11:03 11:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Agustus 2016 11:03
Bagikan
Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong meminta masyarakat Melayu  Islam di negeri itu menguasai teknologi dan tidak melepaskan kesempatan untuk terlibat sepenuhnya dalam Ekonomi Baru.

“Jika banyak Melayu / Islam berhasil dalam Ekonomi Baru perpaduan lebih teguh dan kita dapat sama-sama melindungi satu sama lain,” demikian katanya dalam pidato berbahasa Melayu dalam aaa  “Rapat Hari Nasional 2016” di ITE College Central,  hari Ahad (21/08/2016).

Lee berharap masyarakat Melayu / Islam akan merebut berbagai peluang untuk meningkatkan keterampilan dan taraf kehidupan melalui SkillsFuture, tulis Malaysiakini belum lama ini.

SkillsFuture adalah gerakan nasional untuk memberikan kesempatan kepada warga Singapura mengembangkan potensi penuh mereka sepanjang hayat tanpa menghitung bila mereka dimulai.

Melalui gerakan ini, keterampilan, semangat dan kontribusi setiap individu akan memacu fase pembangunan berikutnya Singapura ke arah mencapai ekonomi maju dan masyarakat inklusif.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, pengamat politik lokal, Zulkifli Baharudin, meminta PM Lee harus menggunakan wadah itu untuk menyatukan rakyat, tidak hanya dalam mencapai keharmonisan tetapi juga mencapai keberhasilan bersama.

Salah satunya adalah bagaimana rakyat dapat mempersiapkan diri untuk masa depan serta bagaimana ekonomi negara dapat terus makmur.

Menurut  Zulkifli, isu persatuan dan harmoni mungkin harus lebih ditekankan dengan revisi pemilihan presiden.

“Ini harus dilihat sebagai satu langkah di mana keharmonisan negara dapat juga dilihat sekali lagi, sehingga posisi tertinggi di Singapura tidak hanya terbuka kepada masyarakat seperti masyarakat Tionghua yang lebih dominan di Singapura, tapi sebuah posisi yang terbuka kepada masyarakat Melayu / Islam, India dan sebagainya di mana anak-anak kita pun diberi kesempatan untuk memiliki idaman, cita-cita untuk menjadi Presiden, “ujarnya di sebuah media lokal.

Islam merupakan agama yang minoritas di Singapura, sekitar 16% (sekitar 450.000 dari empat juta penduduk Singapura). Kebanyakan pemeluk Islam  etnik Melayu.   1% lagi Arab dan India. Sedang mayoritas adalah etkni China .*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaEkonomi BaruEtnis Melayu Muslimsingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuttab, Peninggalan Peradaban Islam
Tulisan selanjutnya Pakar: Gugatan Pasal Kesusilaan Ekspresi Kemerdekaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?