Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rusia akan Melarang Propaganda Gaya Hidup Tak Beranak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 September 2024 12:18 12:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 September 2024 12:18
Bagikan
Menghadirkan sosok tauladan pada anak
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil-wakil rakyat Rusia di parlemen, hari Selasa (25/9/2024), mendesak supaya diberlakukan larangan propaganda atau promosi gaya hidup tak beranak atau tidak memiliki keturunan.

Seperti banyak negara lainnya di dunia, populasi Rusia terus menua dan angka kelahirannya rendah.

“Kami telah mulai mempertimbangkan rancangan undang-undang yang melarang propaganda penolakan secara sadar untuk memiliki anak,” tulis juru bicara parlemen Vyacheslav Volodin di media sosial seperti dilansir AFP.

Langkah-langkah tersebut akan memberlakukan “larangan terhadap ideologi tidak memiliki anak dan gerakan bebas anak”, katanya.

Legislasi itu akan diberlakukan terhadap materi-materi gaya hidup child-free yang dimuat secara online, di berbagai media, iklan dan film.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Pelanggaran diancam denda mulai 400.000 rubel (sekitar $4.300) untuk perorangan dan 5 juta rubel untuk badan usaha, kata Volodin.

“Keluarga besar dan ramah merupakan dasar dari sebuah negara yang kuat,” imbuhnya.

Kremlin pekan lalu tampak memberikan dukungannya terhadap RUU tersebut.

“Segala hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan angka kelahiran harus dilakukan. Apapun yang menghalangi hal ini harus dihilangkan dari kehidupan kita,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada awak media hari Jumatnpekan lalu saat ditanya perihal RUU tersebut.

Rusia mencatat angka kelahiran terendah kurun 25 tahun terakhir pada paruh pertama 2024.

RUU ini mengingatkan kembali akan pajak yang diberlakukan atas pria dan wanita yang tidak memiliki anak di era Uni Soviet.

Guna mendongkrak angka kelahiran, Presiden Vladimir Putin sudah menghidupkan kembali tradisi era Soviet yaitu memberikan penghargaan kepada orangtua keluarga yang memiliki banyak anak, serta memberikan mereka berbagai tunjungan kesejahteraan termasuk pembebasan dari berbagai jenis pajak.

Sepuluh tahun silam Rusia memberlakukan larangan propaganda LGBT terhadap anak-anak, yang kemudian cakupannya diperluas ke kalangan orang dewasa pada 2022.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rafah Palestina Kelaparan ‘Israel’ Pertimbangkan Rencana untuk Duduki Gaza Utara, Usir 300 Ribu Warga Palestina
Tulisan selanjutnya Raja Thailand Setujui Legalisasi Perkawinan Homoseksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?