Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hukuman Mati Bagi 3 Pembunuh Ilmuwan Nuklir Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 November 2024 23:56 11:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2024 05:56
Bagikan
Mohsen Fakhrizadeh
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga orang dijatuhi hukuman mati dalam kasus pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh, salah satu ilmuwan terkemuka Iran, menurut sumber kehakiman hari Selasa (5/11/2024).

“Proses peradilan terhadap ketiga orang ini dilakukan di Pengadilan Revolusioner Urmia, dan mereka dijatuhi hukuman mati pada tahap awal, dan kasusnya saat ini dalam tahap banding,” kata jubir kehakiman Asghar Jahangir dalam konferensi pers di Teheran seperti dilansir AFP.

Fakhrizadeh dibunuh ketika mobilnya disergap di jalan raya di luar ibu kota pada November 2020. Iran menuding Israel di balik pembunuhan tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tiga dari delapan orang yang ditangkap di Provinsi Azarbaijan Barat, menjadi tersangka spionase untuk rezim penjajah Israel,” kata Jahangir.

Dia menambahkan bahwa ketiganya juga dituduh mengangkut masuk ke Iran perlengkapan yang dipergunakan dalam pembunuhan Fakhrizadeh dengan cara menyelundupkannya dengan disamarkan sebagai kargo minuman beralkohol.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Pada Desember 2022, jubir kehakiman kala itu Massoud Setayeshi mengatakan sembilan orang dikenaik dakwaan berat “melakukan korupsi (kerusakan) di Bumi” dengan tindakan mereka berkolusi dengan Israel dalam pembunuhan tersebut.

Fakhrizadeh ketika itu berstatus dikenai sanksi oleh Amerika Serikat untuk perannya dalam program nuklir Iran.

Pihak berwenang Iran mengatakan para penyerang menggunakan bom dan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh.

Israel tidak pernah memberikan komentar terhadap pembunuhan tersebut.

Pada 2018, pemerintah Israel menuduh Fakhrizadeh memimpin upaya-upaya Iran untuk membuat bom atom, klaim yang selalu dibantah keras oleh Teheran.

Dilansir Reuters dari laporan kantor berita Iran Fars menyebutkan ketiganya – yang tidak disebutkan kewarganegaraannya – dituduh membantu dinas intelijen Israel Mossad mengangkut perlengkapan yang dipakai untuk membunuh Mohsen Fakhrizadeh.

Koran Jewish Chronicle pada Februari 2021, mengutip sumber-sumber intelijen, melaporkan bahwa Fakhrizadeh dibunuh dengan senjata seberat satu ton yang diselundupkan ke Iran dalam bentuk potongan-potongan oleh sejumlah agen Mossad berkewarganegaraan Israel dan Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranisraelnuklir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak Manja Ini Membakar Rumah Orang Tuanya karena Marah Tak Dibelikan Motor
Tulisan selanjutnya Spanyol Dapat Hasil Tangkapan 13 Ton Kokain Asal Amerika Latin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?