Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rencana Pembangunan Pangkalan Laut Rusia di Sudan Jalan Terus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2025 15:09 3:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2025 15:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rencana Rusia untuk membangun pangkalan laut pertamanya di benua Afrika terus berlanjut. Demikian dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Sudan, setelah tertunda selama beberapa tahun.

Apabila kesepakatan tersebut dilaksanakan, Rusia akan menyusul Amerika Serikat dan China yang sudah memiliki pangkalan laut di Djibouti.

Konfirmasi tersebut disampaikan saat Menteri Luar Negeri Sudan Ali Youssef Ahmed al-Sharif melakukan lawatan ke Moskow untuk menemui sejawatnya, Sergei Lavrov.

Usai pertemuan tersebut, Sharif mengatakan kedua negara sudah merampungkan kesepakatan dan tidak ada kendala perihal pembangunan pangkalan laut Rusia itu, lansir The Guardian Kamis (13/2/2025).

Laut Merah, di mana pangkalan laut itu akan berada, merupakan salah satu jalur pelayaran strategis dan terpenting di dunia, yang menghubungkan Terusan Suez dengan Samudra Hindia. Sekitar 12% perdagangan dunia melintasi perairan itu.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Rencana pendirian pangkalan laut Rusia di Sudan itu pertama kali diungkap pada 2017, ketika presiden Sudan kala itu Omat Bashir mengunjungi Sochi, Rusia. Setelah Bashir digulingkan lewat dikudeta pada 2019, kesepakatan tersebut akhirnya ditandatangani pada 2020. Isi kesepakatan memperbolehkan Rusia menempatkan empat kapal angkatan laut di pangkalan tersebut, termasuk kapal yang bertenaga nuklir, selama 25 tahun.

Saat kesepakatan pertama dibuat, rancangannya menyebutkan bahwa pangkalan itu akan diperuntukkan untuk keperluan logistik dan defensif dan tidak akan dipakai untuk melancarkan serangan ke negara lain.

Usai pertemuan dengan Lavrov belum lama ini, Sharif mengatakan tidak ada kesepakatan baru yang dibuat karena kesepakatan tahun 2020 tidak diperselisihkan dan hanya tinggal diratifikasi saja.

Pengumuman ini muncul beberapa pekan setelah sekutu Moskow di Timur Tengah, rezim Bashar Assad, digulingkan oleh pasukan oposisi Suriah, sehingga nasib pangkalan laut Rusia di Tartus yang menghadap Laut Mediterania sulit untuk dipertahankan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rusiaSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Min Aung Hlaing dan Aung San Suu Kyi Punya Andil Genosida Rohingya, Argentina Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Aung San Suu Kyi
Tulisan selanjutnya Flu Burung di Amerika Serikat Dongkrak Permintaan Impor Telur Ayam Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?