Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kondisi Pengungsi di Sudan Tidak Manusiawi PBB Butuh Dana $6 Miliar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Februari 2025 22:47 10:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Februari 2025 22:47
Bagikan
Beginilah kondisi kelaparan di Sudan Selatan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perserikatan Bangsa-Bangsa, hari Senin (17/2/2025), mengatakan pihaknya berusaha mengumpulkan dana $6 miliar untuk Sudan tahun ini dari para donor internasional, guna mengatasi kondisi para pengungsi yang di sana yang merupakan salah satu krisis kemanusiaan paling parah dan menyedihkan dalam sejarah manusia modern.

Dana yang dibutuhkan PBB itu naik 40 persen dibandingkan tahun lalu. Namun, PBB mengatakan dana tersebut diperlukan karena dampak peperangan antara pasukan militer dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) selama 22 bulan sudah menyebabkan seperlima populasi Sudan kehilangan tempat tinggal dan setengah dari penduduk mengalami kelaparan parah, dan situasi ini masih terus memburuk.

“Sudan merupakan darurat kemanusiaan dalam proporsi yang mengejutkan,” kata UN Emergency Relief Coordinator Tom Fletcher, menjelang peluncuran penggalangan dana. “Kelaparan sedang terjadi. Tindak kekerasan seksual merajalela. Anak-anak dibunuh dan terluka. Penderitaan di sana sangat memprihatikan,” kata Fletcher, seperti dilansir Reuters.

Kondisi kelaparan parah dilaporkan terjadi di sedikitnya lima lokasi di Sudan, termasuk di kamp pengungsi di Darfur, menurut pernyataan PBB.

Salah satu kamp yang penghuninya mengalami kelaparan pekan lalu diserang oleh pasukan RSF, yang sedang memperkuat posisinya di Darfur.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

PBB berupaya menjangkau 21 juta orang di Sudan yang membutuhkan bantuan kemanusiaan, menjadikannya misi bantuan paling besar sejauh tahun 2025 ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Sudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekonomi China Bergerak Turun Presiden Xi Jinping Panggil Jack Ma dkk
Tulisan selanjutnya Operasi Narkoba Saudi Sita Daun Qat Ratusan Kilo dan Ribuan Pil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?