Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bulan Mei Terpanas Kedua di Dunia Kekeringan Menghantui Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juni 2025 18:25 6:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juni 2025 18:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Musim semi tahun ini luar biasa kering di bagian barat laut Eropa dan suhu udara bulan Mei merupakan yang terpanas untuk kedua kalinya di dunia, menurut Copernicus Climate Change Service (C3S).

Negara-negara di kawasan Eropa, termasuk Inggris, mengalami kondisi kering beberapa bulan terakhir, dengan kekhawatiran akan terjadi kekurangan air jika hujan dalam curahan yang signifikan tidak turun pada musim panas tahun ini. Sementara itu, gagal panen akibat kekeringan sudah dilaporkan oleh sebagian petani.

Data dari Copernicus terbaru menunjukkan Mei 2025 merupakan bulan Mei terpanas kedua secara global, dengan rata-rata suhu udara 15,79 derajat Celsius atau 0,53 derajat Celsius di atas dari rata-rata bulan Mei tahun 1991-2020, lansir The Guardian hari Rabu (11/6/2025).

Suhu udara bulan Mei 2025 itu lebih tinggi 1,4 derajat Celsius dari rata-rata estimasi bulan yang sama di tahun 1850-1900, yang biasa dipakai untuk mendefinisikan suhu udara di era pra-industrial. Pencatatan perubahan suhu udara dunia mulai dilakukan sejak 1850.

Cuaca kering maaih berlangsung di banyak bagian di dunia. Pada Mei 2025, kebanyakan bagian utara dan tengah Eropa serta bagian selatan Rusia, Ukraina dan Turki lebih kering dibandingkan rata-rata. Sejumlah wilayah di barat laut Eropa mengalami curah hujan dan tingkat kelembapan tanah terendah setidaknya sejak tahun 1979.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Pada bulan Mei 2025, kondisinya juga lebih kering daripada rata-rata di sebagian besar Amerika Utara, di Tanduk Afrika, dan di seluruh Asia Tengah, serta di Australia Selatan, dan sebagian besar Afrika Selatan dan Amerika Selatan.

Pada bulan Mei juga terjadi abnormalitas di mana tinggi suhu permukaan laut di bagian timur laut Samudra Atlantik mencapai suhu tertinggi yang pernah tercatat selama ini, menurut Copernicus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CopernicuscuacaEropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kirim Surat ke Macron dan Pangeran Mohammed bin Salman, Mahmoud Abbas Bilang Hamas Harus Menyerahkan Senjatanya
Tulisan selanjutnya Hong Kong Larang Video Game Reverse Front: Bonfire Buatan Taiwan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?