Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kirim Surat ke Macron dan Pangeran Mohammed bin Salman, Mahmoud Abbas Bilang Hamas Harus Menyerahkan Senjatanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juni 2025 17:51 5:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juni 2025 17:50
Bagikan
Ismail Haniyah dan Mahmoud Abbas
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengirimkan surat yang ditujukan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Pangeran Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman. Di dalam surat tersebut dikatakan oleh Abbas bahwa kelompok perjuangan Hamas harus menyerahkan senjata-senjata mereka.

Dalam surat yang dikirimkan hari Senin (9/6/2025) tersebut, Abbas memaparkan langkah-langkah utama yang menurutnya harus diambil guna mengakhiri perang di Gaza dan mencapai perdamaian di Timur Tengah.

Abbas mengecam serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas ke Israel, menyerukan supaya semua tawanan dibebaskan dan dia menjanjikan reformasi lebih lanjut, kata Istana Kepresidenan Prancis Elysée hari Selasa (10/6/2025) seperti dilansir RFI.

Abbas, 89 tahun, sudah memimpin Palestinian Authority (PA) – otoritas Palestina yang diakui internasional – sejak kematian Yasser Arafat pada tahun 2004.

PA hanya memiliki kekuasaan di sebagian wilayah Palestina di Tepi Barat yang dijajah Zionis Israel, tetapi kehilangan kontrol atas Jalur Gaza pada 2007 lewat pemilihan umum yang dimenangkan oleh Hamas.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sebelumnya Abbas juga pernah mengeluarkan kecaman atas Hamas karena serangan yang menyulut perang di Gaza, dan dia menyeru supaya kelompok itu dilucuti persenjataannya.

Kantor Kepresidenan Elysée mengatakan bahwa di dalam surat yang ditujukan kepada Macron tersebut Abbas menawarkan janji-janji yang belum pernah dibuat sebelumnya, tetapi tidak dijelaskan lebih lanjut apa saja janji tersebut.

Prancis pada bulan Juni ini bersama Arab Saudi akan memimpin sebuah konferensi internasional guna membahas solusi dua negara bagi Israel dan Palestina.

“Hamas tidak akan lagi menguasai Gaza dan harus menyerahkan persenjataan dan kemampuan militernya kepada Pasukan Keamanan Palestina, yang akan mengawasi pemindahan mereka ke luar wilayah Palestina yang terjajah (Occupied Palestinian territory), dengan dukungan dari dunia Arab dan internasional,” kata Istana Elysée mengutip surat yang ditulis Abbas.

Para pejabat Prancis mengatakan bahwa Macron cenderung untuk mengakui negara Palestina menjelang konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tanggal 17-20 Juni yang akan dipimpin bersama oleh Prancis dan Arab Saudi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudigazaHAMASisraelMahmoud AbbaspalestinaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Bakar Diri Pria Aljazair Diselidiki sebagai Terorisme
Tulisan selanjutnya Bulan Mei Terpanas Kedua di Dunia Kekeringan Menghantui Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?