Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Warga Jepang Ucapkan Syahadat di Masjid As Syafiiyah Bogor

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Desember 2013 05:30 5:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2013 05:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang lelaki warga Jepang bernama Hideki Tomohaki (39) mengikrarkan dua kalimah syahadat Jum’at, 6 Desember 2013 di Masjid As Syafiiyah Kampung Pondokmiri, Desa Rawakalong, Kec Gunungsindur, Bogor, Jawa Barat.

Prosesi dibimbing oleh Wakil Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) As Syafiiyah, Ustadz H Anwar Zaki.

Ikrar syahadat disaksikan Koordinator Bidang Ubudiyah Masjd As Syafiiyah Ustadz Ojo Sujono, Koordinator Bidang Syiar Nurbowo, Ketua RT 01/05 Liman, Ketua RW 05 Raman Takoi, khatib Ustadz Asep, dan jamaah masjid.

Turut hadir Pengurus Rumah Tahfidz Raihan Serpong yang keturunan Jepang, Dr Budi. Tampak pula keluarga Ansori Sembiring yang menjadi sahabat Hideki di Indonesia.

Menurut Hideki sebelum mengucap syahadat, ia tertarik pada Islam setelah menyaksikan kebiasaan rekan-rekan bisnisnya yang beragama Islam, terutama dari Indonesia. Misalnya, selalu menyisihkan 5 waktu dalam sehari untuk sholat.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

‘’Saya ingin memeluk Islam dari hati saya yang dalam,’’ kata Hideki yang sering bolak-balik Jepang-Indonesia, dalam Bahasa Indonesia yang lumayan lancar.

Pria kelahiran Tokyo, 23 Oktober 1974, itu agak terpatah-patah saat menirukan Ustadz Zaki melafalkan dua kalimat syahadat dalam Bahasa Arab. Namun ia cukup lancar ketika melafalkan terjemahannya dalam Bahasa Inggris dan Indonesia.

Dalam taushiyah-nya sebelum menuntun pensyahadatan, Ustadz Zaki mengatakan, jamaah Muslim tidak boleh kalah balapan dengan Hideki.

“Kita memang sudah duluan, sudah bertahun-tahun memeluk Islam, dibanding Hideki yang baru saat ini masuk Islam. Tapi, bisa jadi nanti yang memeluk Islam belakangan malah lebih baik ketimbang yang duluan, tergantung amalannya,’’ ujar Ketua Yayasan Yabunaya Pondokmiri tersebut.

Ustadz Zaki juga mengingatkan kewajiban Hideki sebagai seorang mualaf untuk mandi wajib, sholat, dan berkhitan. ‘’Walaupun awalnya berat melaksanakan sholat, terutama subuh, tapi harus mulai dibiasakan,’’ katanya.

Sebaliknya, ia meminta jamaah terutama para sahabat Hideki untuk mendampingi dan membimbingnya.

‘’Ikrar syahadat ini baru awalan, jangan berhenti di sini perhatian kita,’’ ucap Ustadz Zaki. Sebab, ia melanjutkan, seorang mualaf akan mendapat cobaan besar berupa reaksi negatif dari keluarga dan lingkungannya. Mualaf juga harus menunaikan kewajiban-kewajiban agama yang awalnya berat seperti sholat, puasa, zakat, dan berusaha naik haji.

Hideki yang semula memeluk Shinto, berjanji untuk menepati ikrar syahadat yang diucapkannya dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Dengan bantuan para sahabat dan ustadz Indonesia,’’ kata lajang yang tinggal di Chiba Ichihara, Tokyo, ini.*/kiriman Nur Bowo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muallafsyahadat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kader LDK FUAT Dilatih Skill Komunikasi
Tulisan selanjutnya Tiap Pekan Ratusan Warga Sunni Iraq Dijatuhi Hukuman Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?