Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Adnin Armas: Post-Modernisme itu Filsafat Tanpa Batas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 November 2014 15:47 3:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 November 2014 14:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Metafisika ialah ilmu yang membahas tentang prinsip dasar dan sebab-sebab wujud. Istilah metafsika ini digunakan pertama kali oleh penyunting tulisan Aristoteles, sehingga karya tulis itu dinamai itu dinamai dengan Metafisika Aristoteles,” Demikian disampaikan ungkap Adnin Armas, MA. ketika membuka perkuliahan kesepuluh Sekolah Pemikiran Islam (SPI) #IndonesiaTanpaJIL, pada hari Kamis (13/11/2014).

Perkuliahan yang dihadiri oleh beberapa aktivis dari lembaga dakwah berbasis kampus serta beberapa chapter #IndonesiaTanpaJIL sekitar Jabodetabek ini diadakan di Aula Aula Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan. Tema yang diangkat kali ini adalah “Pengantar Filsafat”.

Di awal perkuliahannya, Adnin Armas menjelaskan beberapa aspek pemikiran Aristoteles pada jaman sebelum Nabi Isa as yang membahas keterkaitan seseorang yang berbentuk wujud kepada yang menciptakan wujud tersebut.

“Filsafat Aristoteles ada beberapa yang mengarah pada ketuhanan, tentang adanya keterkaitan kita sebagai manusia di sini, bisa melakukan ini-itu, mendengar, dan lain-lain, dengan sang pengatur alam semesta yang ada di sana, ditempat yang tidak bisa kita jangkau. Sehingga kita ini ada, karena kehendak-Nya. Jika Dia tidak berkehendak maka kita tidak akan ada di sini,” jelas Adnin yang juga menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Majalah Gontor.

“Ada beberapa pendapat Aristoteles yang keliru mengenai konsep wujud. Sehingga dibutuhkan koreksi mengenai pemikiran konsep wujud tersebut,” ujar Adnin.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Dalam perkuliahannya kali ini, Adnin Armas juga menyebutkan beberapa tokoh filsuf yang terkenal lainnya seperti Plato dan Socrates yang telah mewarnai perkembangan ilmu di Barat sebelum era Katolik menghegemoni di Barat, sehingga meleburkan semua hasil pemikiran mereka.

“Pada saat Katolik berada pada jaman keemasannya, pemikirannya berlawanan dengan pemikiran filsafat yang dikembangkan oleh para filsuf sebelum hegemoni Katolik, sehingga Katolik pun akhirnya dipaksa mengikuti filsafat-filsafat modern yang kemudian berkembang menjadi ide meliberalkan agamanya sendiri,” ungkap Adnin.

Sebagai akibat dari perkembangan secara liberal ilmu filsafat di Barat, beberapa pemuda Muslim yang tidak mempunyai modal ilmu agama mendalam menjadi tergiur untuk menerapkannya dalam Islam.

Adnin kemudian mengkritisi produk filsafat saat ini yang dominan dipelajari oleh mahasiswa-mahasiswa universitas Islam seperti hermeneutika dan semacamnya, yang bagi Islam sangat bertentangan.

“Tragisnya, dosen-dosen tidak menepisnya, justru semakin menggiring mahasiswanya untuk menelan mentah-mentah filsafat semacam itu,” kata Direktur Eksekutif INSISTS ini.

Di akhir pembahasannya, Adnin Armas kembali menegaskan bahwa ilmu filsafat yang banyak dikembangkan sekarang ini tidak membuat seseorang menjadi lebih dekat kepada Tuhan-nya, namun justru membuat orang semakin membantah keberadaan Tuhan-nya.

“Mempelajari Islam adalah lebih utama, karena ketika pemahaman agama itu telah kita miliki dengan kuat, maka kita akan dapat menyaring pemikiran-pemikiran filsafat post-modern yang tanpa batas,” pungkasnya.*/Adif Widhianto Fauzi

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratfilsafat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tes Bebas Narkoba Selayaknya Dilakukan Saat Menjadi Pejabat
Tulisan selanjutnya Raja Swedia Kirim Ucapan Selamat Hari Nasional ke Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?