Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Bekali Mahasiswa Worldview Islam, MAHI Hadirkan Ulama Muda Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Januari 2015 11:38 11:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Januari 2015 11:38
Bagikan
Syeikh Muhammad Shadi Musthafa Arbash dan Alwi Alatas
Bagikan

Hidayatullah.com—Bertempat di aula Gedung Rabithah Alawiyah, Jakarta Hari Sabtu, 17 Januari 2015, mahasiswa Ma’had ‘Aly Hujjatul Islam (MAHI), Depok mendapat bekal materi Islamic Worldview (Pandangan Hidup Islam) bertema “Peran Madrasah Ahlus Sunnah dalam Kebangkitan Peradaban Islam.”

Acara yang dikemas dalam bentuk Studium Generale menghadirkan dua pembicara, Syeikh Muhammad Shadi Musthafa Arbash (ulama muda asal Suriah yang mengajar di STAI Imam Syafi’i, Cipanas) dan Alwi Alatas (Sejarawan Muslim, penulis Shalahuddin Al-Ayyubi dan Perang Salib III).

Di hadapan mahasiswa yang juga santri, Syeikh Shadi menceritakan sosok Imam al-Ghazali sebagai lautan ilmu.

“Imam al-Ghazali adalah sosok ulama yang berjasa besar dalam membangkitkan peradaban Islam. Bersama para ulama di masa itu al-Ghazali membangun pondasi kebangkitan umat Islam dengan menghidupkan tradisi ilmu. Melalui karya monumentalnya Ihya’ ‘Ulumuddin al-Ghazali berjuang untuk memperbaiki kondisi umat Islam yang ketika itu sedang menghadapi masalah yang berat.

Secara internal terjadi perselisihan yang sangat tajam di antara ulama Ahlus Sunnah. Tantangan lainnya datang dari sekte-sekte menyimpang seperti Mu’tazilah, Bathiniyyah dan juga musyabbihah,” ujarpria yang pernah menimba ilmu secara khusus kepada Syeikh Muhammad Ramadhan al-Buthy ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Sementara itu, mudir MAHI, Muhammad Ardianyah dalam sambutannya menyatakan para mahasiswa yang juga santri harus mengenal sosok Al Ghazali yang namanya diabadikan pesantren ini.

“Mahasantri ma’had harus mengenal sosok Hujjatul Islam, yang nama besarnya kita gunakan untuk nama ma’had ini, lalu mempelajari langkah-langkahnya dalam membangkitkan peradaban Islam,” ujarnya.

Sesi berikutnya, Alwi Alatas menyampaikan bahwa di antara tujuan dibentuknya Madrasah Nizamiyah adalah untuk melahirkan kalangan terdidik (ulama) yang dapat mengisi pos-pos di pemerintahan, sehingga pos-pos yang sebelumnya diisi orang-orang dengan bermacam akidah dan pemikiran menjadi lebih seragam dan diisi oleh kalangan Ahlus Sunnah.

“Jadi dalam proses kebangkitan peradaban Islam pada masa itu, madrasah menjadi ujung tombak kaderisasi ulama serta perbaikan masyarakat (ishlah),” tegas pria yang telah melahirkan banyak buku-buku sejarah peradaban Islam.

Sebagai penutup ia mengingatkan semua yang hadir.

“Usaha al-Ghazali dan para ulama sesudahnya bukan sekedar untuk dibahas begitu saja. Tapi bagaimana lembaga pendidikan tinggi Islam seperti Ma’had ‘Aly Hujjatul Islam bisa mengaplikasikan konsep yang telah dibangun itu. Kemudian menurunkannya untuk tingkat dasar dan menengah.”

Para mahasiwa MAHI mengaku senang bisa mengikuti acara ini.

Nadi, aktivis muda kampus dan guru di sekolah Islam mengatakan

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti studium generale MAHI. Materi yang disampaikan kedua pembicara yang sangat luas pemahamannya memberikan semangat baru kepada saya untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu demi menegakkan agama. mudah-mudahan bisa muncul generasi yang mengawali kebangkitan peradaban Islam dari Ma’had ini.”

Sementara Khairunnisa mengatakan kehadiran sosok ulama seperti Syeikh Shadi dan Alwi Alatas adalah hadiah dari dewan asatidz (pengajar) untuk mahasantri yang membakar semangat kami dalam agar istiqamah dalam menuntut ilmu.”

Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari MAHI kepada para pembicara.

Kemudian Syeikh Shadi membalas pemberian MAHI dengan memberikan kitab Ihya’ Ulumiddin karya Imam al-Ghazali setebal 10 jilid yang telah ditahqiq oleh ulama-ulama Suriah.*/Ian (Jakarta)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahlus sunnahAl-Ghazaliperadaban Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ironi, Mahasiswa Berprestasi Tapi Tak Berakhlak
Tulisan selanjutnya OKI Akan Ambil Langkah Hukum Terhadap Majalah Charlie Hebdo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?