Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Melbourne seperti Kota Pelajar Yogyakarta

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2016 10:48 10:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2016 12:00
Bagikan
Murniati Mukhlisin, saat menjadi salah pembicara tentang akuntansi Islam di The Eight Asia-Pacific Interdisciplinary Research in Accounting Conference di Melbourne
Bagikan

Hidayatullah.com–Ditemani mahasiswi Monash University, Ana Siti Nur Khasanah, saya berkesempatan melihat Melbourne malam ini, khususnya di sekitar Flinders Street.

Dengan pemandangan penuh sesak pengunjung dengan wajah mahasiswa ini kami merasa berada di Kota Pelajar Yogyakarta.

Wajar saja nampak seperti kota pelajar, Melbourne dikelilingi oleh enam universitas besar seperti University of Melbourne, Monash University, Deakin University, Royal Melbourne Institute of Technology, La Trobe University dan Victoria University.

Kata Ana, macam-macam tujuannya mereka bermalam mingguan di pusat kota ini, ada yang makan malam, ada yang ingin kumpul-kumpul, yang jelas melepas lelah setelah hampir sepekan kuliah.

Ana penerima beasiswa LPDP yang kuliah di jurusan Teaching English as a Second Language (TESOL) ini merasa betah kuliah di Monash karena banyak dijumpai masjid dan makanan halal termasuk makanan khas Indonesia juga komunitas Muslim Indonesia.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Menurut Kedutaan Besar Australia, mahasiswa Indonesia di Australia hingga saat ini berjumlah 15,000 orang. Sebagian besar mereka kuliah dengan bantuan beasiswa baik dari DIKTI, DIKTIS, LPDP, instansi pemerintah Indonesia, Australian Development Scholarship, Endeavour Scholarship, dan sebagian lainnya datang dengan biaya sendiri.

Adapun jumlah mahasiswa Indonesia di Inggris ada sekitar 3000 orang seperti yang diungkapkan oleh Moazzam Malik, Duta Besar Inggris untuk Indonesia baru-baru ini di sebuah media. Sebagian mereka juga datang dengan bantuan beasiswa.

Dilihat dari jumlahnya, wajar saja Australia menjadi destinasi lebih favorit kalau dibandingkan dengan negara barat lainnya, Inggris misalnya, karena jarak dari keluarga di Indonesia dan kesempatan bekerja.

Hal ini diungkapkan oleh Swasmi Sutanto, seorang mahasiswi University of Quensland, Brisbane bahwa pilihannya ke Australia dibandingkan Inggris adalah karena dua hal tersebut. Suaminya yang menemaninya tugas belajar dengan mudah mendapatkan pekerjaan paruh waktu di Brisbane.

Herru Suherman yang menemani istrinya kuliah PhD di Skotlandia, Inggris membenarkan apa yang disebut Swasmi bahwa tidak mudah mendapatkan pekerjaan di Inggris walaupun pekerjaan tanpa ketrampilan khusus seperti petugas kebersihan dan pengantar surat.

Namun demikian dibandingkan di Inggris, biaya kesehatan jauh lebih mahal di Australia. Septaliana Dewi Prananingtyas mahasiswi PhD di RMIT mengatakan bahwa biaya asuransi kesehatan yang dia bayar untuk dirinya, suami dan satu anak adalah sekitar 100 juta untuk masa empat setengah tahun. Sedangkan biaya kesehatan di Inggris selama ini gratis hingga sejak tahun lalu yang mewajibkan setiap pemegang visa pelajar dan anggota keluarganya harus membayar 200 poundsterling atau 4 juta setahun untuk biaya kesehatan NHS.

Kendati demikian, dua negara ini masih tetap diminati oleh mahasiswa dari seluruh dunia dikarenakan beberapa universitas di sana berada di ranking atas dunia yang artinya pendidikan yang ditawarkan dipercayai sudah bermutu.*

Dikirim Murniati Mukhlisin, yang diutus oleh University of Essex, Inggris untuk menjadi salah pembicara tentang akuntansi Islam di The Eight Asia-Pacific Interdisciplinary Research in Accounting Conference. Konferensi yang diadakan sekali dalam tiga tahun ini akan berlangsung selama tanggal 13-15 Juli 2016 di kampus RMIT, Melbourne dan akan dihadiri oleh sekitar 300 dosen dan guru besar bidang akuntansi dari berbagai negara

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak Osama Bin Laden Janji Balas Kematian Ayahnya
Tulisan selanjutnya Warga Pakistan Tangisi Kepergian Dermawan Abdul Sattar Edhi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?