Hidayatullah.com– Forum Studi Lembaga Dakwah Kampus Nasional Indonesia (FSLDKN UI) bersama Nuansa Islam Mahasiswa Universitas Indonesia (Salam UI) menyelenggarakan Seminar Nasional dan Seminar Kebangsaan yang merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional FSLDKN XIX, Sabtu (29/09/2019).
Seminar nasional yang bertajuk “Tingkatkan Komitmen Persatuan dan Cinta Islam dalam Mengokohkan Pancasila” mengundang Dr Ma’mun Murod Al-Barbasy (Pengurus LHKP PP Muhammadiyah) dan Dr Abdurakhman MHum (Ketua Departemen Ilmu Sejarah UI).
Dr Abdurakhman berpesan bahwa, “Sila pada Pancasila saling terkait satu sama lain dan dirangkai untuk menyukseskan satu sama lain.”
Hal ini kemudian lebih mendalam dijelaskan oleh Dr Ma’mun bahwa, “Pemuda seharusnya menjaga Pancasila dan berani melawan kelompok yang ingin menggoyahkan Pancasila”.
Selanjutnya, bakda shalat ashar dilanjutkan dengan seminar kebangsaan mengusung tema “Kontribusi Pemuda Islam Membangun Negeri dalam Bingkai Persatuan dan Kebhinekaan”.
Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh nasional seperti Kolonel Sus Drs Solahudin Nasution (Kasubdit Bina Masyarakat BNPT) dan KH Muhammad Cholil Nafis (Ketua Komisi Dakwah & Pengembangan Masyarakat MUI Pusat).
Pada kegiatan ini, Kolonel Solahudin menjelaskan bahwa, “Radikalisme merupakan musuh kita bersama dan bisa masuk ke semua elemen bangsa.”
Kemudian, menurut Kiai Cholil Nafis, salah satu cara untuk mencegahnya yakni dengan menerapkan “islam wasathoniyah”, yaitu Islam yang berprinsip pada keadilan.
Turut melengkapi pernyataan keduanya, “Pemuda Islam Indonesia harus berkeyakinan untuk menebar manfaat seluas-luasnya dan merawat kejayaan Indonesia,” ujar Fahrudin Alwi selaku Kepala Puskomnas FSLDKN Indonesia 2017-2019.
Acara ditutup dengan pembacaan “Deklarasi Mahasiswa Islam Indonesia untuk Mengukuhkan Persatuan Bangsa” serta penyerahan bingkisan dan foto bersama delegasi Musyawarah Nasional FSLDKN XIX yang jumlahnya tak kurang dari 500 orang dari Sabang hingga Merauke.* (Salam UI)