Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Peran Konkret Pemuda dalam Perang Pemikiran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Februari 2019 15:03 3:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Februari 2019 15:03
Bagikan
Akmal Sjafril, seorang pegiat #IndonesiaTanpaJIL (ITJ)
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Bandung telah menggelar pertemuan keduanya pada 21 Februari 2019 di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK), Bandung. Perkuliahan kali ini dihadiri oleh 68 orang peserta dari 76 peserta yang terdaftar. Kelas ini dibuka dengan tilawah yang dibacakan oleh Erlando, salah seorang peserta SPI, dimoderatori oleh Reka Ardi Prayoga.

Materi kedua, yaitu “Ghozwul Fikri”, disampaikan langsung oleh Akmal Sjafril, M.Pd.I, yang merupakan Kepala SPI Pusat. “Ghazwah artinya perang, yaitu konfrontasi yang terencana, yang tujuannya adalah penaklukkan dengan segala sumber daya yang ada,” ungkapnya.

Menurut Akmal, perang pemikiran terjadi karena pikiran manusia mengontrol tubuh dan seluruh potensi yang dimilikinya. “Dalam perang fisik, kekalahan berupa kematian adalah mati syahid. Sementara dalam perang pemikiran, justru yang kalah tidak merasa bahwa dia kalah namun sebenarnya ia menjadi budak musuhnya. Karena itu, kita mesti menang dalam perang pemikiran,” terang Akmal.

Akmal juga menerangkan kepada peserta untuk fokus dalam mempelajari Islam dengan benar, karena Ghazwul Fikri tidak identik dengan debat. Kalau pun berdebat, seorang Muslim mesti tetap mempertahankan akhlaq yang mulia.

Kebanyakan peserta SPI merupakan anak muda. Izzar, salah satu seorang di antaranya, menyampaikan pandangannya terhadap materi perkuliahan kedua ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Ya, saya jadi semakin aware soal ghazwul fikri ini. Bahwa kita harus persiapkan strategi karena ini perang, bukan tawuran yang sekedar ketemu lalu bentrok. Saya jadi tergugah untuk terus mempelajari Islam dengan benar seperti kata Ustadz Akmal kemarin, dan juga termotivasi untuk melanjutkan apa yang sudah saya jalani dan saya punya kemampuan di sana,” ungkap Izzar.

Izzar menambahkan bahwa para da’i harus menghadapi lawan-lawannya secara intelektual. “Mereka menulis, kita pun harus ikut menulis. Mereka merusak lewat video di medsos, kita pun harus juga manfaatkan medsos kita. Bahkan mereka latihan fisik pun, kita juga harus melatih fisik juga, untuk antisipasi kalau sewaktu-waktu mereka mau main fisik,” ujar Izzar.

Begitu tingginya antusiasme peserta pada materi kali ini sehingga setelah perkuliahan berakhir, beberapa peserta tidak langsung pulang, melainkan berkumpul mendekati narasumber untuk melanjutkan diskusi. */Chaerul Hamid

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gaywul fikrGazwul Fikriperang pemikiranSPI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sahabat yang Sukses Akhirat, tapi Belum Sempat Shalat
Tulisan selanjutnya Hujan Ikan di Malta Akibat Badai di Laut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?