Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gara-gara Selebaran, Aktifis HT ditangkap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2005 07:03
Bagikan
Bagikan

Ahad, 9 Oktober 2005

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab



Hidayatullah.com—Petugas kepolisian di Dushanbe, Tajikistan, Kamis, (6/10) kemarin menangkap seorang penyiar berita yang dianggap telah menyebarkan selebaran anti pemerintah. Yang menjadi soal, pria itu yang juga aktifis Hizbut Tahrir itu dianggap membagi-bagikan selebaran himbauan pendirian khilafah Islamiyah, sesuatu yang paling ditakuti pemerintah itu.

Dalam sebuah penelusuran, pemerintah mendapatkan 53 selebaran di mana isinya himbauan penetapan sebuah khilafah Islam, ujar salah seorang pejabat kementerian Tajik, sebagaimana dikutip Itar-Tass Kamis, (6/10), kemarin.

Seorang pejabat kepolisian Tajik mengatakan, polisi telah menangkap sedikitnya 50 orang aktifis Islam, termasuk diantaranya anggota Hizbut Tahrir, organisasi yang paling diawasi pemerintah sejak 2001.

Tak hanya di kawasan Asia Tengah,  islamophobia, termasuk pada istilah-istilah seperti khilafah Islam juga begitu ditakuti di Barat dan Eropa. Boleh jadi karena ketakutan itu, beberapa saat yang lalu pemerintah Inggris berusaha melarang Hizbut Tahrir.

Rezim Soviet

Kaum Muslim di kawasan Asia Tengah telah mengalami penindasan, terutama di era Uni Soviet. Selama berada di bawah Uni Soviet, umat Islam bahkan dilarang menjalankan ibadah-ibadahnya.

Dari 109 madrasah dan 365 masjid yang tersisa akibat Perang Dunia I (1914-1918), hanya tinggal satu dua buah saja pada zaman kekuasaan Uni Soviet (sejak 1922). 

Padalah, di kawasan Asia Tengah (Uzbekistan, Turkmenistan, Kazakstan, Afganistan, RRC (Xinjiang), Kirgizia, Mongolia  dan Tajikistan, Islam bukanlah pendatang baru. Islam sudah  ada sejak abad ke-13 M dan telah berkuasa. Afghanistan bahkan memeluk Islam sejak tahun 651 M di saat kekuasaan Dinasti Umawiyah.

Islam berkembang di kawasan Asia Tengah selama berabad-abad. Sebagai misal, di Uzbekistan lahir Zhahiruddin Muhammad Babur (1483-1530), yang berhasil mendirikan Dinasti Mughal atau Mogul (1526-1858), kerajaan Islam paling terkenal sekaligus terakhir di India.

Puluan ulama lahir di sini. Salah satunya, Imam Bukhari, ulama ahli hadis, penulis kitab hadis "al Jamius Sahih" (kumpulan hadis) yang lahir di Kota Bukhara, 60 km sebelah barat Samarkand.

Ketika Uni Soviet runtuh (1990), akibat politik glasnot dan perestroika  yang dijalankan Presiden Mikhail Gorbachev, Uzbekistan (bersama negara-negara Asia Tengah lain) yang tadinya diharapkan merdeka dan terbebas dari cenkraman komunis Soviet justru malah menekan Islam.

Islam Karimov, yang diharapkan memimpin Republik Uzbekistan, justru menekan Islam. Ia , bahkan lebih kasar dari pemerintahan Moskow. Begitu berkuasa, Karimov langsung menangkapi tokoh-tokoh oposisi. Kelompok Islam Hizbut Tahrir adalah sasaran utama Karimov.

Ia melarang organisasi itu, dan menjebloskan tokoh-tokohnya ke penjara. Sebagian tokoh HT melarikan diri ke negara tetangga Kirgiztan, sebagian lagi ke Eropa.

Ibaratnya, umat Islam di kawasan Asia Tengah, kini, setelah mereka keluar dari mulut harimau, mereka masuk mulut buaya.  (Itar-Tass/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bush Mengatakan Tuhan Memerintahnya Menyerang Iraq dan Afghanistan
Tulisan selanjutnya Gereja Keluhkan Makin Sedikitnya Pastor dan Jemaah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?