Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Liga Arab Tolak Sanksi Pada Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Oktober 2005 04:34
Bagikan
Bagikan

Kamis, 27 Oktober 2005

Hidayatullah.com–Liga Arab bergabung dengan Rusia menolak ancaman pemberian sanksi, yang diusulkan oleh Amerika Serikat dan Perancis kepada Suriah, jika tidak bekerjasama sepenuhnya dengan tim Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyelidiki kematian mantan perdana menteri Lebanon, Rafik al-Hariri.

Sementara itu, putra Hariri, Saad, di Paris, Rabu (26/10), mengatakan dia juga tidak ingin Suriah dihukum dengan cara seperti itu. "Saya tidak menyetujui sanksi terhadap Suriah," ujarnya kepada para wartawan usai berbicara dengan Presiden Perancis Jacques Chirac.

Saad Hariri menambahkan bahwa komunitas internasional ingin Suriah memperlihatkan kerjasama yang lebih dalam proses penyelidikan. Namun dia mengatakan mereka adalah teman dari rakyat Suriah.

Menurutnya, Lebanon dan Suriah memiliki sejarah persahabatan yang panjang dan berkeinginan tetap mempertahankan kondisi tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sumber-sumber yudisial mengatakan Lebanon telah menetapkan dua pria yang disebut dalam laporan PBB sebagai tersangka dalam pembunuhan Hariri. Sampai saat ini, jumlah tersangka yang terkait dengan pembunuhan Hariri mencapai 11 orang.

Dalam pernyataannya, Liga Arab mengatakan hasil investigasi belum selesai dan pihaknya melihat tidak logis atau legitimasi menerapkan sanksi kepada Suriah berdasarkan tuduhan-tuduhan yang hasil penyelidikannya belum selesai.

Paling Berambisi

Sebelumnya dua negara paling berambisi menguhukum Suriah, Amerika Serikat dan Prancis mendukung langkah-langkah untuk memaksa Suriah menahan setiap warganya yang dicurigai dalam pembunuhan mantan Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri.

Para pejabat kedua negara itu bahkan mengedarkan sebuah rancangan resolusi PBB Selasa petang yang mencakup imbauan bagi pembekuan aset dan larangan bepergian terhadap para tersangka dalam pembunuhan itu.

Rancangan resolusi itu diumumkan kepada publik setelah pertemuan Dewan Keamanan untuk membahas penyidikan PBB, yang mengemukakan keterlibatan pejabat-pejabat Suriah dan Lebanon dalam pembunuhan itu.

Sebelumnya Detlev Mehlis, ketua penyelidik yang ditunjuk PBB, mengimbau Suriah supaya meningkatkan kerja-sama dalam penyelidikan itu. Pejabat-pejabat Siria menolak pengusutan oleh PBB itu, dengan mengatakan penyidikan itu dipengaruhi oleh lawan-lawan Suriah.

Di Washington, Presiden Bush bahkan mendesak PBB meminta pertanggung jawaban Suriah atas apa yang ia sebut dukungan Suriah sampai sekarang bagi terorisme. Jika Liga Arab tetap tetap bekerjasama melawan setiap keinginan Amerika, apapun kehendak negeri adidaya itu boleh jadi tak akan pernah terlaksa. (aap/is/voa/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Depag Sulteng Khawatir Kasus Mahdi Ada unsur Adu Domba
Tulisan selanjutnya Kapolda Jateng: “Pesantren Tak Perlu Diawasi”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?