Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PRT Indonesia di bawah Pengawasan Ketat Kamera

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Oktober 2005 02:36
Bagikan
Bagikan

Senin, 31 Oktober 2005

Hidayatullah.com–Karena alasan cemas banyak kasus kriminal, termasuk pembunuhan, yang dilakukan pembantu asing di Singapura membuat banyak keluarga di negara kota itu rame-rame memasang kamera pengintai di dalam rumah. Dengan kamera tersebut, mereka merekam dan mengetahui semua aktivitas pembantunya saat bekerja di rumah.

Menurut Kent Tan, salah seorang warga, fasilitas tersebut bisa meredam kekhawatirannya terhadap tingkah pembantu yang bekerja di tempatnya. "Sistem ini membuat hati saya tenang," ujarnya. Demi ketenangan itu, dia harus merogoh koceknya SGD 7.000 (sekitar Rp 41 juta) untuk pemasangan sistem kamera keamanan.

Tampaknya, kekhawatiran Kent tersebut terbukti, meski belum mengkhawatirkan. Dia mendapati pembantunya ternyata suka mengenakan pakaian istrinya saat bekerja.

Harian Sunday Times menyatakan, pemasangan sistem kamera keamanan itu dipicu banyaknya kriminal yang dilakukan pembantu asing di Singapura. Beberapa waktu lalu, seorang pembantu asal Indonesia membunuh majikannya yang sudah tua dengan memasukkan sabun dalam cairan infusnya saat dia ditinggal berdua.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus yang terbaru, minggu lalu, seorang pembantu yang juga asal Indonesia melempar bayi berusia lima bulan yang diasuhnya dari apartemen majikannya hingga tewas.

Fenomena pemasangan sistem kamera keamanan tersebut sudah berjalan tiga tahun terakhir. "Perhitungan kasar dari pasar yang ada, setiap hari ada 20-30 rumah yang memasang kamera pengaman," ujar Chew Chai Seng, salah seorang penjual kamera keamanan.

Setidaknya, satu apartemen membutuhkan 10 kamera. Kebanyakan mereka membeli kamera pengaman yang kecil, sehingga mudah disembunyikan (hidden camera).

Saat ini, setidaknya tercatat lebih dari 140 ribu pembantu asing bekerja di negara berlambang singa itu. Sebagian besar berasal dari Indonesia, Filipina, dan Sri Lanka.

Jika para pembantu rumah tangga asal Indonesia itu selama 24 jam bisa diintai kamera, bagaimana mereka bisa mengawasi dirinya jika para majikan itu bertindak tidak senonoh dan melakukan penganiaayaan sebagaimana yang sering terjadi?.

Pemasangan kamera penginta seperti ini bisa saja disalah gunakan dan melanggar privasi seseorang. Meski demikian belum ada satupan lembaga HAM negeri itu yang berkomentar setidaknya membela mereka. Termasuk Indonesia. (afp/jp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habis, Katrina dan Rita, Datanglah Beta
Tulisan selanjutnya Muslim Spanyol Terpengaruh “Virus Gender”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?