Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hubungan Diplomatik dengan Israel Masih Jauh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 November 2005 03:30
Bagikan
Bagikan

Kamis, 1 Desember 2005

 

 
Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri, Nur Hassan Wirajuda, menegaskan pembukaan hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel masih belum akan terjadi dalam waktu dekat namun hubungan non politik bisa dilaksanakan dengan penekanan pada bidang perekonomian.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu, kemarin. Wirajuda yang datang beserta seluruh jajarannya, menyatakan, kedekatan hubungan Indonesia dengan Israel saat ini memiliki penekanan kepentingan terhadap pendirian negara Palestina yang berdaulat di atas tanah airnya sendiri.

"Walaupun kita mengadakan kontak dengan negara itu, misi utama kita di Palestina. Indonesia merasa terpanggil untuk bersama membantu meningkatkan pembangunan kapasitas Palestina," katanya dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi I, Theo L Sambuaga, dan keempat wakil serta anggota komisi itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Slamet Effendi Yusuf, melontarkan gagasan bahwa belakangan ini penolakan masyarakat atas kedekatan dan kontak pemerintah Indonesia dengan Israel cenderung tidak sebesar beberapa dasawarsa lalu.

Makna dari kenyataan itu, katanya, masyarakat sudah menerima kenyataan bahwa Israel adalah satu negara yang eksis dan memiliki peran tertentu dalam skala global. Dia setuju dengan kepentingan Indonesia atas Palestina namun jika tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel maka misi bisa terhambat.

"Apa tidak lebih baik ditingkatkan saja hubungan diplomatik kita dengan Israel ini? Keuntungan lain dari hal itu adalah, kita bisa langsung menerjuni akar masalah terorisme yang terjadi juga di Tanah Air. Untuk hal itu kita bisa langsung urun rembug," katanya.

Menanggapi masalah itu, Wirajuda menyatakan, sebetulnya kenyataan di Tanah Air yang cenderung melemah penolakannya atas negara Israel tidak terlepas dari langkah petinggi Israel, Ariel Sharon, yang berani menentang arus di partainya, Partai Likud, untuk menciptakan perdamaian di Palestina dan Israel.

Sharon, katanya, mendapat tentangan sangat keras di dalam negerinya untuk menjalin kontak langsung dengan para pemimpin Arab, sekalipun Presiden Mesir, Hosni Mubarak, sangat memuji langkah ini.

"Posisi agak mirip adalah dengan Cina dan Taiwan dimana kita konsisten dengan kebijakan satu Cina. Kita bisa manfaatkan segenap potensi ekonomi dengan Taiwan namun tidak di bidang politik," katanya.(ant/cha)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Sumbar Ingin Syariah Islam
Tulisan selanjutnya Dijual Seragam Saddam Hussein

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?