Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Negara Peringkat Keenam Memenjarakan Wartawan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Desember 2005 04:06
Bagikan
Bagikan

Kamis, 15 Desember 2005

Hidayatullah.com–Posisi Amerika justru setaraf dengan Myanmar, yang masuk deretan 10 besar. Sedang China dan Kuba yang  merupakan negara yang paling banyak memenjarakan wartawan pada 2005.  Daftar tahunan ini disusun Komite bagi Perlindungan Wartawan (CPJ) menyebutkan sebanyak 125 editor, penulis dan pewarta foto dipenjarakan di seluruh dunia hingga 1 Desember 2005. Dalam laporan terebut, AS masuk dalam deret keenam.

China bertengger di peringkat teratas dengan 32 wartawan meringkuk di balik terali besi penjara, disusul Kuba dengan 24 jurnalis. Dua negara Afrika, Eritrea dan Ethiopia, berada di urutan ketiga dan keempat, masing-masing dengan 15 dan 13 wartawan.

Amerika Serikat, yang menyekap lima wartawan di pusat penahanan di Iraq dan Teluk Guantanamo, Kuba, muncul di posisi keenam, hanya di belakang Uzbekistan dan sama dengan Myanmar.

Tuduhan “anti-pemerintah, termasuk subversi, membocorkan rahasia negara dan bertindak melawan kepentingan negara, merupakan tuduhan yang paling umum yang digunakan untuk memenjarakan para wartawan di seluruh dunia, dengan jumlah mencapai 78 kasus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami sangat gundah dengan kenyataan bahwa pelanggar terburuk terhadap kebebasan pers kini mencakup Ethiopia dan Amerika Serikat,” kata Direktur Eksekutif CPJ, Ann Cooper.

“Para wartawan yang meliput berbagai konflik, kerusuhan, korupsi dan pelanggaran hak azasi manusia menghadapi risiko pengurungan yang kian meningkat di banyak negara, tempat pemerintah berupaya menyamarkan tindakan penindasan mereka sebagai proses hukum yang legal.”

China menduduki urutan teratas dalam daftar 2005 untuk tujuh tahun secara berturut-turut. Sebanyak 15 wartawan, atau hampir separuh dari kasus di China, melibatkan para wartawan Internet. (ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Ajak Dunia Islam Perjuangan Palestina
Tulisan selanjutnya Pemondokan Jemaah Haji RI Terbakar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?