Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Palestina Tolak Usulan Lucu Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2009 16:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Mesir Hosni Mubarak menyebut permintaan Perdana Menteri Israel agar Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi telah menghancurkan kesempatan bagi perdamaian.

Mubarak bereaksi terhadap pernyataan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu yang untuk pertama kali menyetujui pendirian negara Palestina.

Namun, Israel mengajukan syarat. Salah satu mengakui Israel sebagai negara Yahudi dan demiliterisasi satu negara Palestina.

Otorita Palestina dan gerakan perlawanan Palestina, Hamas, mengecam pidato itu.

Namun, Amerika Serikat dan Uni Eropa mengatakan pernyataan itu sebagai satu langkah ke arah yang benar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak Palestina menolak syarat-syarat yang diajukan Netanyahu untuk mewujudkan solusi dua negara. Netanyahu dipandang “melumpuhkan” proses perdamaian.

Dalam pidato mengenai kebijakan pemerintahnya, PM Netanyahu menerima berdirinya negara Palestina, tapi hanya jika Palestina didemiliterisasi atau tanpa keberadaan militer.

Mahmoud Abbas mengatakan, pernyataan itu menantang sikap Palestina, Arab, dan Amerika Serikat.

Dalam pidato penting, beberapa pekan setelah Presiden Barack Obama mendesak Netanyahu agar menyetujui rencana dua negara, ia mengatakan, Palestina harus menerima Israel sebagai negara Yahudi.

Netanyahu juga mengatakan, negara Palestina tidak boleh memiliki angkata bersenjata, tidak boleh memegang kendali atas ruang wilayah udaranya, dan tidak memiliki cara untuk menyelundupkan persenjataan.

Sementara itu, jurubicara Abbas, Nabil Abu Rdainah mengatakan, “Pernyataan Netanyahu itu mensabotase semua prakarsa, melumpuhkan semua upaya yang dilakukan, dan menantang sikap Palestina, Arab, dan Amerika,” lapor kantor berita Reuters.

Sementara itu jurubicara Palestina Saeb Erekat mengatakan, pidato Netanyahu itu “menutup pintu menuju perundingan status permanen”.

“Kami minta dunia agar tidak diakali oleh penggunaan istilah negara Palestina, sebab dia menetapkan batasannya,” ujarnya.

Di Gaza, jurubicara Hamas Sami Abu Zuhri menggambarkan pidato Netanyahu “rasis” dan mendesak negara-negara Arab agar “menyusun penentangan lebih tegas” terhadap Israel. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Thailand Tidak Mengakui Ada Kekerasan terhadap Kaum Muslim
Tulisan selanjutnya AM Fatwa Menerima Gelar Doktor Honoris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?