Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Teka-teki Hasil Pertemuan Obama dan Netanyahu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Maret 2010 17:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perundingan 90 menit antara Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Perdana Menteri Zionis Israel, Benjamin Netanyahu tidak mengubah sikap Washington dan Tel Aviv mengenai proses perundingan damai Timur Tengah dan kelanjutan pembangunan permukiman Zionis di Jerussalem. Selama dua pekan terakhir hubungan AS dan Israel terancam renggang.

Dalam pertemuan yang tertutup oleh media itu, Obama bertekad membuka kembali perundingan damai Timur Tengah yang membentur dinding, dan menjadikannya sebagai prestasi dalam rapor politik luar negeri Partai Demokrat.

Namun Zionis konservatif kanan Netanyahu tetap ngotot mempertahankan sikapnya melanjutkan pembangunan permukiman di Jerussalem Timur dengan tujuan melenyapkan seluruh sarana dimulainya perundingan damai.

Sebelumnya, saat Wapres AS, Joseph Biden melawat Israel pada 9 Maret lalu untuk membujuk kesediaan Israel memulai perundingan damai, kabinet Netanyahu mengumumkan instruksi pembangunan 1600 unit rumah baru Zionis di Jerussalem Timur dalam acara makan siang dengan Biden.

Terang saja, aksi tersebut memicu reaksi keras Washington. Bahkan, Menlu Hillary Clinton menyebut sikap Tel Aviv sebagai penghinaan terhadap AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Instruksi Tel Aviv ini memberikan pesan kepada pemerintah Obama bahwa Rezim Zionis sepenuhnya menentang segala bentuk perundingan damai mengenai transformasi kawasan barat Timur Tengah.

Struktur kekuasan Zionis tidak mengizinkan Netanyahu menyerah terhadap tekanan AS dan Inggris soal pembangunan permukiman Zionis. Kabinet ini juga didukung Partai Likud dan Partai Buruh.

Sejumlah pengamat politik mengemukakan alasan lain soal sikap ngotot Netanyahu melanjutkan pembangunan permukiman Zionis di Jerussalem timur. Para analis politik menyinggung statemen Netanyahu dalam pertemuan Komisi Urusan Publik AS-Israel (AIPAC) yang menyatakan bahwa Jerussalem timur merupakan bagian yang tidak boleh diganggu gugat dalam setiap perundingan.

Sejatinya, Tel Aviv terus menekankan pembangunan permukiman Zionis di Jerussalem Timur sebagai prasyarat perundingan mendatang. Untuk itu, Netanyahu pada hari pertemuan dengan Obama di Gedung Putih menginstruksikan pembangunan 20 apartemen Zionis di Jerussalem di bekas sebuah hotel tua Palestina kepada Walikota Quds.

Dengan cara ini, kelompok ekstrim Israel menegaskan kepada Obama bahwa Tel Aviv akan mengikuti kebijakan luar negeri AS di Timur Tengah Barat, jika Washington menjadikan pembangunan permukiman Zionis sebagai prasyarat perundingan damai.

Jubir Gedung Putih Robert Gibbs, sebagaimana dikutip salah satu media resmi Amerika, VOA,  mengatakan, Presiden Obama dan Netanyahu berbicara secara “jujur dan gamblang” tentang keamanan regional.

Kantor Netanyahu mengatakan Rabu bahwa tak ada pembatasan terhadap transaksi real estat di Jerusalem, dan ditambahkannya bahwa “Yahudi dan Arab bisa membeli dan menjual properti secara bebas di seluruh kota.”

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menegaskan kembali Rabu bahwa pemukiman Israel di Jerusalem Timur ilegal menurut hukum internasional dan harus segera dihentikan. [irb/voanews/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulil Klaim Lolos Masuk Putaran Kedua
Tulisan selanjutnya Nikmatnya Ikut Jumatan di ANU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?