Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suku Yaman Kecam Rencana AS Bunuh Ulama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 April 2010 18:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang ulama muslim dari suku Yaman Jumat mengecam rencana yang disetujui oleh pemerintah Obama untuk menangkap atau membunuh seorang Islam garis keras kelahiran Amerika Serikat.

“Kami ingatkan agar menentang kerjasama dengan Amerika untuk membunuh Syeikh Anwar al-Awlaki,” kata Awalik, salah seorang dari suku terbesar di Yaman, di dalam pernyataan yang dikirimkan kepada Reuters.

“Kami tidak akan berpangku tangan dan melihat,” kata pernyataan itu, yang menambahkan bahwa para pemimpin suku telah membahas dan menyuarakan protes terhadap ‘tindakan yang tidak pernah berhenti dilakukan oleh pemerintah AS untuk memperbolehkan membunuh Syeikh yang gagah berani itu.’

Para pejabat AS Selasa mengatakan, pemerintah Obama berwenang melakukan operasi-operasi untuk menangkap atau membunuh ulama muslim kelahiran AS, Awlaki.

Dia adalah tokoh terkemuka yang punya kaitan dengan sayap regional Al-Qaidah yang berpangkalan di Yaman, yang mengaku bertanggungjawab pada pemboman yang gagal terhadap pesawat bertujuan AS pada Desember lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Suku-suku bersenjata berat di Yaman, negara Arab termiskin, sering berusaha melindungi kerabat mereka dengan memasuki perundingan-perundingan dengan pemerintah, untuk mendapatkan kebebasan atau perlakuan yang baik.

Pada saat itu, mereka telah menculik beberapa turis asing untuk menekan pemerintah.

Negara-negara Barat takut bahwa sayap regional Al-Qaidah akan mengeksploitasi ketidakstabilan di Yaman untuk melancarkan serangan-serangan di kawasan tersebut dan sekitarnya.

Yaman telah melakukan serangan udara dengan bantuan AS dengan target para pemimpin Al-Qaidah, namun terdapat laporan-laporan yang bertentangan mengenai apakah Awlaki hadir dalam serangan tersebut.

Para penjabat AS meyakini dia masih bersembunyi di Yaman.

Awlaki telah mengontak seorang tersangka Nigeria dalam upaya melakukan pemboman pesawat penumpang transatlantik, dan dengan seorang psikiatris militer AS yang dituduh menembak tewas 13 orang di satu pangkalan militer di Texas pada 5 November lalu. Dilahirkan di New Meksiko, Awlaki adalah imam pada masjid di AS.

Dia kembali ke Yaman pada 2004 tempat dia mengajar pada satu universitas, sebelum dia ditahan dan dipenjarakan pada 2006, untuk kecurigaan terlibat Al-Qaidah dan dalam beberapa serangan. Awlaki dibebaskan pada Desember 2007 setelah dia mengatakan telah bertobat. [ant/rtr/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertama Dalam Sejarah, Vatikan Suruh Uskup Lapor Polisi
Tulisan selanjutnya WTS Lebih Pas Ketimbang PSK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?