Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Benedictus Dinilai Punya Masalah Humas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 April 2010 11:44
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Hari Minggu silam Paus Benedictus XVI berjanji akan mengambil langkah untuk melawan pelecehan seksual terhadap anak-anak di dalam gereja Katolik. Dan ia pun berbicara dengan para korban pelecehan. Kemelut  yang muncul akibat diskusi luas di dunia tentang pelecehan seksual dalam gereja, sepenuhnya membayangi peringatan pertama Benedictus.
 
Ketika Joseph Ratzinger 5 tahun silam menaiki balkon basilika Santo Petrus, muncul kekecewaan di lapangan depan gereja besar itu. Pidato intelektualisnya yang pertama tidak membuat warga Roma menerima Paus Benedictus XVI di dalam hati mereka, seperti pendahulunya. Bagi para umat Paus Johannus Paulus II yang hangat terhadap media, tetap adalah Paus mereka, tidak seperti Joseph Ratzinger yang dingin dan tidak akrab.   Sebagai mantan ketua Kongregasi para Kardinal, Joseph Ratzinger sejak 1981 ikut bertanggung jawab terhadap garis keagamaan gereja Katolik, garis yang konservatif dan dogmatis. Pada pemakaman Paus Johannes Paulus II sudah dengan jelas tampak, apa programnya, kalau ia dipilih menjadi Paus. Dalam khotbahnya yang panjang, Ratzinger menentang keras ‘kediktatoran relativisme, yang meragukan segalanya, dan mengakui satu-satunya patokan adalah ‘aku’ dan kemauan individu sendiri’. Untuk menghadapi itu ia menyatakan ‘Anak Tuhan’ sebagai satu-satunya jalan.

Konservatif
 Dari penolakan terhadap pembaruan seperti terungkapkan dalam kata Konsili Kedua Vatikan, dan gagasannya yang keras terhadap seksualitas dan penelitian genetik, tampak bahwa Paus punya pandangan-pandangan yang konservatif.

Secara tradisional politik Italia mengikuti Vatikan. Namun di luar Italia pendiriannya itu sering menjadi sasaran kritik. Di Jerman, Prancis dan Uni Eropa dengan keras mengecam ucapannya  tentang penggunaan kondom untuk mencegah AIDS. Dalam lawatannya di Afrika Maret 2009, Benediktus mengatakan; bahwa kondom hanya akan memperbesar masalah saja.

Namun akhirnya kebijakan Benedictus adalah penerusan dari pendahulunya. Konservatisme dan ekumene adalah dua titik pijak dalam garis itu. Dengan demikian Benedictus XVI, sesudah Johannes Paulus II, adalah Paus kedua dalam sejarah yang mengunjungi Synagoga Roma dan dengan menggunakan kekuasaannya melakukan kerjasama dengan gereja ortodoks Anglikan.

Islam
 Dalam periode ketegangan dengan dunia Islam, Paus Benedictus mengambil teks dari Abad Pertengahan, yang mengkecam Islam. Dalam pidatonya di Regensburg, Jerman,  ia mengulang kata-kata Kaisar Bizantin: “tunjukkan kepada saya apa yang saja yang diperbuat Muhammad, dan kau hanya akan menemukan hal-hal yang buruk.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Teks tentang topik yang sedemikan peka yang pada waktu itu muncul keluar, menurut pengamat Vatikan, Marco Politi, meunjukkan betapa komunikasi yang sedang berlangsung dalam kepausan itu.  “Paus Benedictus menganggap urusan dengan pers sebagai sekat bagi ide-idenya, dan bukan sebagai tempat di mana para wartawan bisa melakukan dialog dengan gereja”.

Pedofili
 Juga dalam menangani kasus skandal pedofili, menurut Politi, terutama merupakan bencana Humas. Akibat tak adanya keterbukaan dan mengutamakan kepentingan gereja, terjadilah kerusakan parah terhadap citra gereja dan Paus. Dan juga dengan nyata menunjukkan bahwa Benedictus tidak menguasai semua masalah dalam Vatikan. Nyatanya ia dikejutkan oleh ungkapan Uskup Cantalamessa dalam misa Hari Paskah, yang menggambarkan ‘serangan terhadap gereja menyerupai penghukuman terhadap kaum Yahudi. [rnwl/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Susunan Pengurus PBNU Diprotes Formatur
Tulisan selanjutnya CT Scan Tidak Bisa Selamatkan Perokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Berita
9 Juni 2026 05:00
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Terbaru

  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?