Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akan Dibangun Rel Menghubungkan Negara-negara Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2010 17:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebagaimana dikutip Harian Asyarqul Awsath,  Duta Besar Hamid Wailie Yarua yang juga Asisten Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI) Bidang Perekonomian mengatakan, sejumlah perusahaan bersedia membiayai pembangunan rel kereta api yang akan menghubungkan 13 negara Islam di Afrika. Rel tersebut akan membentang dari Port Sudan di Laut Merah hingga Dakar, ibukota Senegal di pantai Atlantik.

Menurut Wailie, China dan Rusia memiliki banyak kesempatan terlibat dalam pembangunan ini karena paling berpengalaman. Pertemuan membahas ini diselenggarakan di kantor pusat OKI di Jeddah hari Rabu (26/5).

Rapat juga dihadiri utusan beberapa negara yang terlibat dalam proyek untuk studi kelayakan dan mengembangkan ide-ide. Pihak AS akan memasok kereta api dan gerbongnya.

Bank Pembangunan Islam dan Bank Dunia menyediakan dananya. Dia menjelaskan bahwa peta final untuk proyek tersebut belum ditentukan. Peta ini membutuhkan persetujuan dari beberapa negara, konsultan, dan studi kelayakan ekonomi.

Menurut Wailie, biaya diperkirakan akan mencapai 7,4 miliar USD, atau sekitar Rp 74 triliun dan akan selesai selama 5 sampai 6 tahun. Dengan demikian hubungan timur dan barat Afrika akan menjadi kenyataan, serta pengembangan ekonomi di wilayah itu akan terwujud.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jalur kereta api itu akan membentang jarak hingga 10 ribu kilometer, melintas beberapa jalur yang dibangun ratusan tahun lalu. Sekitar 4.000 kilometer rel KA sudah ada dan tinggal memperbarui. Proyek tinggal meneruskan sekitar 6.000 kolometer.

Proyek pembangunan jalur kereta api Port Sudan-Dakkar  ini sudah diumumkan oleh Organisasi KTT Islam di Dakar, pada bulan Maret tahun 2008 dan menjadi proyek pembangunan terbesar, yang ditujukan untuk mempromosikan perdagangan dan meningkatkan perekonomian Afrika.

Jalur itu akan melintasi Sudan, Chad, Nigeria, Niger, Burkina Faso, Mali, dan Senegal, serta menghubungkan Gambia dan Guinea di barat, Libya di utara, Kamerun di tengah, dan Uganda [ihj/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekonomi Islam IAIN Sumut Akan Dimandirikan
Tulisan selanjutnya Laporan Terbaru, Korban Kekejian Israel 16 Meninggal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Berita
21 Juli 2026 22:34
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?