Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Tutup Masjid Taiba di Hamburg

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2010 13:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Berhati-hatilah, dengan alasan dan tuduhan sebagai tempat “Islam Fundamentalis” kepolisian bisa menutup sebuah masjid. Salah satunya adalah terjadi di Jerman. Polisi bisa menutup sebuah masjid di Hamburg dengan alasan, dahulu menjadi tempat pertemuan para pembajak pesawat 11 September sebelum melakukan serangan  di Amerika Serikat tahun 2011.

Sekitar 20 polisi memeriksa Masjid Taiba hari Senin pagi waktu setempat karena dugaan bahwa organisasi budaya yang berkaitan dengan masjid itu membantu ekstrimis.

Kepolisian Hamburg melakukan penggeledahan atas masjid Taiba pada Senin pagi dan menyita beberapa komputer serta bahan-bahan lain.

Para pejabat intelijen mengatakan masjid itu merupakan tempat pertemuan penting bagi kelompok  Islam dan gedung masjid memang diawasi sejak serangan 11 September di Amerika.

Sebelumnya masjid ini bernama Al-Quds dan para pembajak 11 September, hanya karena, Mohammad Atta dianggap sering mengadakan pertemuan di situ.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah pusat budaya yang terkait dengan masjid itu juga ikut ditutup.

Pihak berwenang juga menuduh masjid ini tetap menjadi tempat bagi para kelompok Islam  merekrut kaum muda Muslim setelah peristiwa 11 September. Pejabat mengatakan para pemimpin masjid ini mempergunakan lokasi ini untuk me”radikal”kan pengikut mereka agar mendukung kekerasan, alasan yang kerap digunakan aparat melegitimasi penangkapan kaum Muslim. 

Disebutkan bahwa salah seorang dari mereka bergabung dengan Gerakan Islamis Uzbekistan yang diyakini punya kaitan dengan al-qaidah. Penguasa Hamburg mengatakan masjid ini sudah diintai untuk waktu yang lama. Shalat  Jumat di tempat itu, biasanya menghadirkan sekitar 200 orang.

Pejabat mengatakan 10 orang Islami yang shalat di masjid ini dicurigai ikut pelatihan di kamp-kamp Asia Selatan dan Tengah tahun lalu. Satu dari tersangka dituduh bergabung dengan Gerakan Islamis Uzbekistan. Alasan seperti ini, memungkinkan banyak aparat menutup tempat ibadah kaum muslim dan menangkapi siapapun yang dicurigai secara seenaknya. [rnl/voan/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Berita Foto] Persiapan Ramadhan Muslim Libanon
Tulisan selanjutnya Israel Halalkan Serangan “Mavi Marmara”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?